Forkopimka Kecamatan Ra’as dan Tokoh Masyarakat Gelar Penanaman 2000 Bibit Mangrove

Forkopimka Kecamatan Ra'as dan Tokoh Masyarakat Gelar Penanaman 2000 Bibit Mangrove
Foto: Forkopimka Kecamatan Ra'as dan Tokoh Masyarakat dalam giat Penanaman 2000 Bibit Mangrove, di pulau Ra'as.

SUMENEP, Suarademokrasi -Forkopimka Kecamatan Ra’as bersama tokoh masyarakat menggelar kegiatan penanaman 2000 bibit mangrove di Desa Gua-Gua. Kegiatan ini dilakukan di area belakang Polindes Desa Gua-Gua dengan tujuan melestarikan lingkungan dan mencegah abrasi pantai. Senin 20 Mei 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, warga setempat, serta beberapa organisasi masyarakat dan pemuda yang peduli terhadap lingkungan. Penanaman bibit mangrove ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekosistem pantai di Desa Gua-Gua, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Camat Ra’as, Subiyanto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan pentingnya upaya kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Penanaman mangrove ini adalah langkah nyata kita bersama untuk melindungi pantai dari abrasi dan menjaga ekosistem pesisir yang kaya akan keanekaragaman hayati. Saya sangat mengapresiasi partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan ini,” ujarnya, Senin 20 Mei 2024.

Baca Juga: Tim Kesehatan Provinsi Jatim Dalam Memberikan Edukasi Stunting

Camat Ra’as, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. “Kami berharap dengan penanaman 2000 bibit mangrove ini, masyarakat semakin menyadari betapa pentingnya menjaga alam sekitar kita. Mangrove tidak hanya melindungi pantai dari erosi tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan penanaman mangrove ini juga didukung oleh sejumlah tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berfokus pada pelestarian lingkungan. Mereka berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat mangrove dan cara merawatnya agar tumbuh dengan baik.

Setelah acara penanaman, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan sosialisasi mengenai pentingnya pelestarian mangrove dan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk menjaga lingkungan. Para peserta juga diberikan penjelasan tentang teknik penanaman dan perawatan mangrove yang benar oleh ahli lingkungan yang diundang khusus untuk acara ini.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan peninjauan lokasi penanaman oleh Forkopimka Kecamatan Ra’as. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Dengan adanya kegiatan penanaman 2000 bibit mangrove ini, diharapkan Desa Gua-Gua dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pelestarian lingkungan dan penanganan masalah abrasi pantai. Partisipasi aktif dari masyarakat dan dukungan dari pemerintah setempat menjadi kunci suksesnya program ini, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan dan keberlanjutan hidup masyarakat pesisir.

Exit mobile version