Berita  

Herman Acong Bertekad Untuk Membangun Desa Kalianget Barat

Herman Acong Bertekad Untuk Membangun Desa Kalianget Barat
Foto: Herman Acong alias Gondrong (kopyah hitam).

SUMENEP, Suarademokrasi – Desa Kalianget Barat, yang terletak di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, masih menghadapi tantangan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Meski telah 79 tahun lebih Indonesia merdeka, desa ini dinilai belum mengalami perkembangan yang signifikan, sistem dibuat untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Herman Acong, yang juga dikenal Herman Gondrong, menjadi seorang tokoh yang dikenal luas di berbagai daerah, dirinya mampu menguasai wilayah tanjung perak Surabaya untuk merubah keadaan dirinya. Keberanian dan kemampuan yang dimilikinya disegani oleh banyak pihak sehingga mampu merubah kehidupan dirinya dan keluarganya.

Sebelumnya, karena sistem dan keadaan tidak berpihak pada rakyat kecil, dengan modal tekat dan keberanian yang dimilikinya, Herman Gondrong ini merantau hingga mampu menguasai wilayah tanjung perak Surabaya, sampai namanya dikenal didunia persilatan dan menjadi kepercayaan pejabat tinggi untuk menjalankan berbagai bisnis usaha di berbagai daerah hingga mampu mendongkrak perekonomian hidupnya.

Baca Juga: Perangkat Desa Kalianget Barat Diharapkan Mengundurkan Diri

Disisa usianya, Herman mengungkapkan keinginannya untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat dan ingin membawa perubahan di desa kelahirannya. Pria yang pernah malang melintang di dunia persilatan dan bisnis ini menyampaikan niatnya untuk maju sebagai calon kepala desa Kalianget Barat mendatang.

Dalam pertemuan silaturahmi lebaran idul Fitri 2025 ini pada perbincangan di rumah Yoyong, teman sekolahnya, di desa Kalianget Timur, mengatakan memiliki visi misi untuk memimpin Desa Kalianget Barat dengan niat sungguh-sungguh.

“Saya memiliki visi dan misi untuk memajukan Desa Kalianget Barat. Sejak kecil hingga sekarang, saya melihat belum ada perubahan berarti. Padahal, desa ini memiliki potensi ekonomi besar, seperti keberadaan RSI Kalianget dan PT Garam. Seharusnya, institusi tersebut memprioritaskan warga sekitar dalam perekrutan tenaga kerja,” ujar Herman.

Herman menyoroti sejarah perjuangan para sesepuh Kalianget dalam mengusir penjajah dan mempertahankan aset-aset strategis. Menurutnya, warga lokal seharusnya dapat merasakan manfaat dari potensi ekonomi yang ada di desa mereka sendiri, bukan malah tergusur oleh tenaga kerja dari luar daerah.

Lebih lanjut, Herman menegaskan bahwa jika dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Desa Kalianget Barat, ia akan menggunakan pengalaman dan jaringan yang dimilikinya untuk memperjuangkan hak warga desa.

“Di sisa usia saya ini, saya ingin mengabdikan diri kepada masyarakat dan memastikan bahwa warga Desa Kalianget Barat mendapatkan kesejahteraan yang lebih layak nantinya,” pungkasnya.

Langkah dan tekad Herman Acong ini menarik perhatian masyarakat. Sejumlah warga menilai bahwa keberaniannya dalam mengutarakan gagasan dan visi misi bisa menjadi angin segar bagi kemajuan Desa Kalianget Barat ke depan. Karena selama ini Desa Kalianget Barat yang dipimpin oleh Kades sebelumnya, hanya memikirkan kepentingan pribadi dan kelompoknya saja.

Exit mobile version