SUMENEP, Suarademokrasi – Pada hari Minggu, 19 Mei 2025, Komandan Rayon Militer (Danramil) 0827/21 beserta Babinsa Desa Alas Malang, Serka Eko, melaksanakan pendampingan kepada Tim Kesehatan Bergerak Provinsi Jawa Timur. Acara yang difokuskan pada edukasi dan pembinaan mengenai stunting ini diselenggarakan di Desa Alas Malang, Kepulauan Ra’as Kabupaten Sumenep, mendapat perhatian dari berbagai pihak terkait.
Dalam kegiatan tersebut, hadir beberapa tokoh penting antara lain Camat Raas, Subiakto, SH., MH., Ketua Penggerak PKK Kecamatan Raas, Ibu Sri Hana Subiakto, serta Tim Stunting Provinsi Jawa Timur yang dipimpin oleh Ibu Budi Indrawati, SKM., MM., beserta tiga anggota tim. Selain itu, Danramil Raas, Kapten Arh Sapto Waluyo, dan Kepala Desa Alas Malang, Ust Samiudin, juga turut hadir bersama bidan desa se-Kecamatan Raas.
Peserta acara ini terdiri dari ibu hamil dan ibu yang memiliki anak balita, dengan jumlah total peserta mencapai sekitar 100 orang. Mereka antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat kehamilan dan bayi mereka, agar terhindar dari masalah stunting.
Baca Juga: Skandal Dugaan Korupsi di Pelabuhan Pulau Raas Oleh Oknum Petugas Perhubungan
Dalam sambutannya, Camat Raas, Subiakto, SH., MH., menekankan pentingnya edukasi stunting bagi masyarakat. “Stunting adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak-anak kita di masa depan. Oleh karena itu, edukasi seperti ini sangat penting untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan kuat,” ujar beliau.
Kegiatan ini diisi dengan berbagai sesi edukasi yang memberikan pengetahuan kepada para ibu tentang cara merawat kehamilan dan bayi mereka dengan baik. Para peserta diajarkan mengenai pola makan sehat, pentingnya asupan gizi seimbang, serta teknik-teknik perawatan yang tepat untuk mencegah stunting.
Danramil 0827/21, Kapten Arh Sapto Waluyo, juga menyampaikan dukungannya terhadap program ini. “Kami dari pihak militer sangat mendukung kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga apa yang disampaikan hari ini dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Hasil dari kegiatan ini sangat positif. Para ibu hamil dan ibu yang memiliki anak balita memperoleh pengetahuan dan pemahaman baru mengenai pentingnya perawatan yang baik selama kehamilan dan masa balita. Mereka juga mendapatkan informasi tentang tanda-tanda stunting dan bagaimana cara mencegahnya.
Acara edukasi stunting ini berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan tertib dan aman. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka stunting di Desa Alas Malang dan sekitarnya dapat menurun, dan generasi penerus dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas.
