SUMENEP, Suarademokrasi | Sebagai leading sector dalam penanganan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Sumenep, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep melakukan berbagai upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di tahun 2023 ini.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno, SE.MM, kepada sejumlah wartawan dan undangan dalam giat pres release akhir tahun 2023 yang digelar di ruang kantor BNNK Sumenep, Rabu 27 Desember 2023.
BNNK Sumenep yang memiliki lingkup wilayah 27 kecamatan mencakup 126 pulau (48 pulau berpenghuni) dengan luas wilayah 2.093,47 km2 yang total populasi kurang lebih 1.041.915 jiwa, menjadi ancaman terhadap meningkatnya penyalahgunaan Narkotika di wilayah Kabupaten Sumenep, di ujung timur Pulau garam Madura.
Baca Juga: Press Release Penangkapan Sabu-sabu 2 Kg Lebih Oleh BNNK Sumenep
Maka dari itu, BNNK Sumenep sebagai leading sector dalam penanganan permasalahan narkotika, melibatkan seluruh elemen masyarakat (instansi pemerintah, pekerja swasta, kelompok masyarakat, lembaga pendidikan/pelajar dan keluarga untuk ikut berperan dalam pencegahan dan pemberantasan Narkoba.
Dalam upaya P4GN di tahun 2023 ini, BNNK Sumenep melakukan 2 pendekatan utama dalam penanganan penyalahgunaan Narkotika yang diantaranya:
1. Mengurangi permintaan (demand reduction) dengan melakukan Desiminasi, Advokasi, Pemberdayaan masyarakat, dan Rehabilitasi pecandu.
2. Menekan pasokan (supply reduction) dengan melakukan penegakan hukum bagi jaringan tidak pidana narkotika.
Untuk itu, sepanjang tahun 2023, BNNK Sumenep melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan setiap fungsi dalam upaya P4GN di wilayah kabupaten Sumenep diantaranya;
1. Bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) dengan melakukan penyelenggaraan advokasi, Pengelolaan informasi dan edukasi dengan pemanfaatan media serta mobil dayamas ketempat-tempat pemukiman penduduk, melakukan kegiatan pemberdayaan peran serta masyarakat.
2. Bidang Rehabilitasi, BNNK Sumenep memberikan pelatihan kepada petugas yang ditunjuk sebanyak 10 orang dan 5 orang dengan dana hibah Pemkab Sumenep, melakukan monitoring yang melibatkan 4 lembaga termasuk IBM.
3. Bidang pemberantasan, pihak BNNK Sumenep telah melakukan berbagai langkah dan upaya untuk menghentikan serta memutus mata rantai jaringan dan pemasok narkoba, dengan melakukan tindakan hukum berupa operasi penindakan yang bekerjasama dengan instansi penegak hukum lainnya.
Maka dari itu untuk mewujudkan upaya P4GN tersebut, Bambang Sutrisno selaku Kepala BNNK Sumenep mengajak semua pihak elemen masyarakat untuk bisa ikut serta aktif bersama dalam upaya pencegahan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Sumenep.
“Pada kesempatan ini kami mengajak semua pihak untuk memberantas narkoba dan kami sampaikan banyak terima kasih kepada para mitra kerja, dari instansi pemerintah, non pemerintah, organisasi masyarakat, wartawan media serta LSM atas segala dukungan dan partisipasi dalam P4GN di wilayah kabupaten Sumenep.” Ucap Bambang pada jumpa pers, Rabu 27 Desember 2023.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Kepala BNNK Sumenep menyampaikan banyak rasa terima kasih khususnya kepada segenap pihak media yang mana telah banyak membantu menyampaikan informasi kepada publik tentang bahayanya dalam penggunaan narkoba.
“Kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terimakasih serta mengharap dukungan yang berkelanjutan dalam memecahkan dan memberantas penyalahgunaan peredaran gelap narkoba di masa yang akan datang.” Pungkasnya.
