SUMENEP, Suarademokrasi – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Sumenep terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui program edukasi di lingkungan sekolah. Di bawah kepemimpinan Kepala DKP2KB, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., instansi tersebut menggelar pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Sumenep.
Kegiatan pembinaan yang dimulai sejak 8 Mei 2026 itu dilaksanakan melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dengan sasaran peserta kader tiwisada, kader kesehatan remaja, kepala sekolah, serta guru UKS. Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan berada di MIN 1 Sumenep dan MIN 2 Sumenep.
Melalui kepala bidang terkait, drg. Ellya Fardasah menyampaikan bahwa pembinaan UKS bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan tenaga pendidik mengenai pentingnya kesehatan remaja serta penerapan pola hidup yang sehat di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Dinkes P2KB Sumenep Tingkatkan Kapasitas Nakes Cegah PD3I
“Program ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang jenis dan manfaat imunisasi, penyakit menular seksual, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah,” ungkapnya.
Menurutnya, pembinaan itu sangat perlu dilakukan dengan pendekatan langsung kepada para generasi bangsa agar mengerti tentang hidup yang sehat. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai delapan fokus pembinaan UKS yang bertujuan membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, dan terbebas dari berbagai persoalan sosial maupun penyakit menular. Materi tersebut meliputi pencegahan kenakalan remaja, bahaya merokok, penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS, kehamilan pranikah, kecacingan, anemia, hingga hepatitis.
“Pendekatan preventif melalui pembinaan UKS memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Karena itu, guru UKS juga dihimbau untuk aktif menyampaikan buku informasi kesehatan kepada siswa dan siswi sebagai sarana edukasi berkelanjutan,” pungkasnya.
Pihaknya berharap dengan dilakukan pembinaan UKS di sekolah bisa menumbuhkan para generasi emas yang hidup dan tumbuh dengan cerdas sehat untuk menyongsong masa depan yang cemerlang untuk bangsa dan negara.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena dinilai mampu meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan pelajar sekaligus memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan dan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkualitas.
