Pemkab Sumenep Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Hidroponik Modern

Pemkab Sumenep Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Hidroponik Modern
Foto: Pertanian Hidroponik di Kabupaten Sumenep.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mempercepat transformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi modern sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut diwujudkan dengan dukungan terhadap pengembangan pertanian hidroponik yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi penggunaan lahan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, saat meninjau kebun hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding. Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Hainur Rasyid.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah dalam mendorong modernisasi sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim, penyusutan lahan produktif, serta meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat. Pemanfaatan teknologi pertanian dipandang sebagai solusi yang mampu menciptakan sistem produksi yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.

Baca Juga: DKPP Sumenep Memberikan Bantuan Bibit Tembakau Berkualitas Unggul

Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa ketahanan pangan harus dibangun melalui langkah konkret yang didukung inovasi. Menurutnya, sistem hidroponik membuktikan bahwa keterbatasan lahan tidak lagi menjadi hambatan untuk menghasilkan komoditas hortikultura berkualitas tinggi dengan nilai ekonomi yang kompetitif.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari langkah nyata. Pengembangan pertanian modern seperti hidroponik mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Achmad Fauzi.

Ia menilai keberhasilan IRA Farm menjadi contoh nyata bahwa inovasi pertanian mampu meningkatkan daya saing sektor agribisnis daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus memperluas program pendampingan, penguatan kapasitas petani, serta penerapan teknologi guna mendorong lahirnya lebih banyak sentra pertanian modern.

Menurut Bupati, pembangunan sektor pertanian ke depan tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan hasil panen, melainkan juga diarahkan untuk menciptakan sistem produksi yang efisien, berkelanjutan, dan bernilai tambah sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia agribisnis.

Baca Juga :  Festival Desa Wisata 2024 Ditutup Penuh Kemeriahan Oleh Bupati Sumenep

“Semakin banyak inovasi yang tumbuh, semakin kuat pula sektor pertanian kita. Harapannya, Sumenep memiliki pertanian yang mandiri, modern, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Hainur Rasyid, menjelaskan bahwa penerapan teknologi pertanian merupakan salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan di tengah dinamika perubahan iklim dan berkurangnya lahan pertanian produktif.

Ia menyebut IRA Farm sebagai contoh praktik pertanian modern yang berhasil menghasilkan sayuran selada berkualitas tinggi melalui sistem hidroponik yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Kami berharap semakin banyak kelompok tani, pelaku UMKM, maupun generasi muda yang memanfaatkan teknologi pertanian sebagai peluang usaha. Selain mendukung ketahanan pangan, hidroponik juga memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan,” ujar Hainur.

Keberadaan IRA Farm di Desa Ketawang Laok diharapkan menjadi model inspiratif bagi masyarakat dalam mengembangkan pertanian berbasis teknologi. Dengan semakin luasnya penerapan inovasi pertanian modern, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis mampu memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor agribisnis yang berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.