SUMENEP, Suarademokrasi.id | Unit Kegiatan Mahasiswa di bidang olahraga merupakan sarana bagi Mahasiswa, untuk meningkatkan kompetensi Mahasiswa di bidang olahraga. Maka dari itu Universitas Wiraraja Sumenep perlu untuk membangun sebuah tribun olahraga.
Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan tribun olahraga di Universitas Wiraraja Sumenep, diperlukan adanya pendampingan dari pihak yang mengerti tentang tehnik bangunan, guna untuk menghasilkan kualitas pembangunan yang maksimal.
Dalam upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa maka perlu adanya pembangunan fasilitas olahraga yang nantinya dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan keolahragaan di Universitas Wiraraja Sumenep seperti bola voli, basket dan futsal.
Baca Juga: Dosen Unija Madura Menjadi Guest Lecture Di Fakulti UU IIUM Malaysia.

Selama ini, Universitas Wiraraja hanya memiliki fasilitas olahraga berupa lapangan bola volly, dimana hal ini dirasa kurang memadai dikarenakan minat Mahasiswa dalam bidang olahraga tidak hanya bola volly namun ada juga yang berminat ke olahraga lain seperti futsal dan basket.
Ahmad Suwandi, ST., MT, sebagai Dosen Teknik Bangunan menyampaikan bahwa, pada tahun 2023, Universitas Wiraraja berencana membangun sarana dan prasarana olahraga yang dapat digunakan untuk beberapa kegiatan olahraga seperti bola volley, basket dan futsal. Salah satunya adalah tribun penonton yang akan dibangun di sisi barat lapangan dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan bagi penonton olahraga.
Dirinya menyampaikan bahwa dalam teknik pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut sangat dibutuhkan kemampuan sumber daya manusia dalam teknik bangunan.
“Aspek penting dalam pembangunan sebuah konstruksi yaitu Sumber Daya Manusia yang mampu bekerja dengan baik sehingga dapat mengelola pekerjaan dengan baik seperti manajemen waktu, metode kerja, manajemen keuangan sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dengan kualitas yang baik.” Ujar Ahmad Suwandi kepada media. Ahad 10 Desember 2023.
Untuk menjaga dan menghasilkan kualitas pembangunan tribun sesuai dengan perencanaan, maka perlu dilakukan pendampingan dalam pelaksanaanya, dalam hal ini pendampingan dilaksanakan oleh Ahmad Suwandi, ST., MT dan Cholilul Chayati, ST., MT. Sebagai bentuk pelaksanaan pengabdian yang didanai oleh dana internal Universitas Wiraraja.
“Pendampingan ini dilakukan mulai dari pengukuran/marking bangunan, galian tanah dan pasangan pondasi hingga pembersihan dan pengecoran pada sloof, balok dan kolom. Selama pelaksanaan ada beberapa kendala yaitu tingginya muka air tanah meskipun pada musim kemarau sehingga dapat mengganggu pada saat pelaksanaan pengecoran pondasi setapak.” Pungkas Ahmad Suwandi, ST., MT, Dosen Universitas Wiraraja Sumenep.
Dirinya juga menuturkan kepada media bahwa, tujuan dari kegiatan pendampingan tersebut yang dilakukannya untuk memberikan pemahaman kepada para pekerja dalam membaca gambar kerja, sehingga para pekerja dapat membuat/memahami metode kerja yang akan dikerjakan dengan baik.
“Dengan melakukan metode kerja yang baik tentu akan berdampak terhadap ketepatan waktu pelaksanaan, biaya yang murah dan kualitas mutu bangunan yang baik, sesuai dengan perencanaan yang diharapkan,” tegasnya.














