Amanat Kapolres Yang Disampaikan Kapolsek Pragaan Saat Menjadi IRUP

Amanat Kapolres Yang Disampaikan Kapolsek Pragaan Saat Menjadi IRUP
Foto: Kapolsek Pragaan Iptu Miftahol Rahman SH MH., menjadi IRUP di MA swasta An-najjah.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi | Setiap hari Senin di lembaga pendidikan negeri maupun swasta di wajibkan melakukan giat upacara pengibaran bendera merah putih untuk siswa siswinya, kali ini giat upacara bendera tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pragaan Iptu Miftahol Rahman. SH., MH., sebagai Inspektur Upacara (IRUP).

Dalam sambutannya, Iptu Miftahol Rahman menyampaikan beberapa poin himbauan penting sesuai amanat Kapolres Sumenep kepada segenap peserta upacara pengibaran bendera merah putih, yang digelar di sebuah lembaga sekolah Madrasah Aliyah (MA) swasta yang alamatnya di Jl. Raya Komplek Pondok Pesantren An-najah I Karduluk, Kabupaten Sumenep, Senin 12 Februari 2024, sekitar pukul 07.00 wib.

Hadir dalam giat tersebut yang diantaranya;

  1. Kapolsek Prenduan Iptu Miftahol Rahman.,S.H ,M.H. (IRUP),
  2. Aipda Hendri ( DAN UP),
  3. Sejumlah Anggota Polsek Prenduan (peserta upacara),
  4. KH Maztkur Wasik (Pimpinan Lembaga An-najjah),
  5. Kepala Sekolah MA An-najjah,
  6. Kepala Sekolah MTS An-najjah,
  7. Para Guru, Ustad dan Tenaga Pendidik,
  8. Sejumlah Siswa siswi MA An-najjah,
  9. Sejumlah Siswa siswi MTS An-najjah.

Baca Juga: Kapolsek Prenduan Bersama Forkomka Melakukan Deklarasi Pemilu Damai 2024

Salam kegiatan Upacara tersebut, Kapolsek Pragaan sebagai Inspektur Upacara (IRUP) dan menyampaikan beberapa poin himbauan sesuai amanat Kapolres Sumenep, dalam suasana menghadapi pelaksanaan Pemilu damai 2024 ini, yang pelaksanaan akan dilakukan pada tanggal 14 Februari 2024.

Himbauan amanat Kapolres Sumenep tersebut yang disampaikan oleh Iptu Miftahol Rahman SH MH dalam giat upacara pengibaran bendera merah putih tersebut diantaranya;

  1. Bagi yang memiliki hak pilih datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya, karena suara anda menentukan masa depan bangsa dan negara Indonesia,
  2. Junjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan, jadikan Pemilu ini sebagai sarana demokrasi,
  3. Saling menghargai perbedaan pendapat dan tidak terpancing provokasi yang akan menjadi kunci untuk menjaga keharmonisan kita sebagai elemen bangsa,
  4. Tertib dalam berlalu lintas, menggunakan helm standar dan tidak dan tidak menggunakan kenalpot yang tidak sesuai standar,
  5. Memanfaatkan waktu sesuai dengan kegiatan positif, jangan lakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain seperti; bullying, hoax, pornografi, narkoba dan balap liar, serta yang lainnya.
Baca Juga :  Kado Ultah Perak PJI Tambah 25 Jurnalis Kompeten

Giat upacara itu berjalan dengan hikmah lancar dan aman sampai akhir pelaksanaan.