SUMENEP, Suarademokrasi – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Sumenep terus berupaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui sinergitas dengan berbagai pihak. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Sumenep, yang berlangsung pada Rabu, 4 Desember 2024, di kantor kejaksaan setempat.
Kegiatan ini menjadi wadah penguatan hubungan antara FPK, yang dipimpin oleh Drs. H. Idham Khalid, SH., MH., dengan Kejaksaan Negeri Sumenep sebagai pembina dalam pembauran antar Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA).
“Silaturahmi ini bertujuan mempererat hubungan dan membangun sinergitas dalam menciptakan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Sumenep,” ujar Idham Khalid.
Baca Juga: Pesan Bupati Sumenep: Jaga Kondusifitas Pilkada Sumenep 2024
FPK Kabupaten Sumenep, yang terbentuk sejak 2010, berkomitmen mempersatukan warga dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam. Anggota FPK melibatkan berbagai etnis seperti Suku Batak, Tionghoa, Bugis, Jawa, Banjar, hingga Madura, dengan 17 perwakilan resmi yang memiliki Surat Keputusan (SK) dari Bupati Sumenep.
Idham Khalid mengungkapkan, selama dua periode kepemimpinannya, FPK telah berperan aktif dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Sumenep, termasuk selama pelaksanaan Pilkada. Selain itu, FPK secara konsisten melaksanakan kegiatan pembinaan kebangsaan di berbagai kecamatan, meskipun belum sepenuhnya mencakup wilayah kepulauan.
“Kami berharap dapat terus membawa kedamaian dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan. Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Sumenep menjadi langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut,” tambahnya.
Adanya kegiatan yang dilakukan FPK, didukung penuh dari Kejaksaan Negeri Sumenep. Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Sigit Waseso, SH., MH., menyampaikan apresiasinya atas peran FPK dalam menjaga kerukunan masyarakat.
“Kami mendukung penuh kegiatan FPK dalam menciptakan keamanan dan kedamaian di Sumenep. Kejaksaan siap bersinergi untuk mendukung kemajuan daerah ini,” ungkap Sigit.
Sigit juga mengimbau masyarakat untuk terus saling menghargai dan memperkuat persatuan di tengah perbedaan. “Melalui FPK, kami berharap ada pencerahan yang sampai ke masyarakat tentang pentingnya kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara FPK dan Kejaksaan Negeri Sumenep, demi mewujudkan Sumenep yang rukun, damai, dan harmonis di tengah keberagaman.














