SUMENEP, Suarademokrasi – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimanfaatkan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sebagai penguat komitmen dalam membangun pelayanan kesehatan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Semangat kebangkitan dinilai tidak hanya relevan dalam konteks sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi landasan moral bagi peningkatan kualitas layanan publik di sektor kesehatan.
Harkitnas yang biasa diperingati setiap 20 Mei untuk mengenang sejarah lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Tapi momentum ini dimaknai sebagai kesadaran dari pihak RSUD untuk berjuang melalui jalur medis memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, melalui media menegaskan bahwa transformasi pelayanan kesehatan harus berjalan seiring dengan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis. Menurutnya, institusi pelayanan publik dituntut mampu menghadirkan layanan yang cepat, tepat, sekaligus mengedepankan sisi humanis kepada pasien.
Baca Juga: Bidan Berperan Penting Dalam Pelayanan Kesehatan Ibu Anak
“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bagi seluruh tenaga kesehatan agar terus memperkuat dedikasi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Erliyati, Rabu (20/5).
Ia menjelaskan, sektor kesehatan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan fasilitas kesehatan, hingga peningkatan kenyamanan pasien selama menjalani pelayanan medis.
Karena itu, manajemen rumah sakit dibawah kepemimpinan Direktur dr. Erliyati terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, optimalisasi sistem pelayanan, serta penguatan sarana penunjang yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, rumah sakit daerah memiliki peran strategis dalam memastikan akses pelayanan kesehatan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat dengan mutu layanan yang semakin baik. Hal tersebut juga selaras dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep, yang menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas pembangunan daerah.
Lebih lanjut, dr. Erliyati menilai semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan dalam budaya kerja yang disiplin, responsif, dan penuh kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang optimal tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh integritas dan empati para tenaga kesehatan.
“Semangat kebangkitan harus tercermin dalam kerja nyata, terutama dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan kepuasan kepada masyarakat saat memperoleh layanan kesehatan,” tuturnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor agar pelayanan publik semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Peringatan Harkitnas 2026, lanjutnya, menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen pelayanan publik untuk terus memperkuat integritas, etos kerja, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.














