SUMENEP, Suarademokrasi | Azam Khan Pengacara kondang Ibukota Jakarta angkat bicara dan kecam keras lelucon yang dilakukan oleh ZulHas (Zulkifli Hasan) Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), diduga telah melakukan penistaan pada agama dalam bacaan dan gerakan sholat.
Viral nya video lelucon yang dilakukan ZulHas tersebut telah menimbulkan polemik di masyarakat, dan nampak dalam pembicaraan Ketua Umum PAN yang juga menjabat Menteri Perdagangan tersebut malah cenderung ke salah satu calon Presiden Prabowo yang memiliki nomor urut 2 (dua).
Dalam potongan rekaman video yang viral, ZulHas merubah tata cara pelaksanaan shalat yang menjadi tiang agama bagi umat Islam. Ia menyinggung soal akhir bacaan Al-Fatihah dan juga gerakan sholat tahiyatul akhir dengan menggerakkan dua jari yang menunjukkan pada nomor urut 2 Capres Prabowo, di sebuah kegiatan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).
Baca Juga: Diduga Melakukan Kejahatan Pemalsuan Dokumen Indentitas
Menteri Perdagangan itu mencoba menghibur audience lewat pernyataannya, mengingat gencarnya kampanye perihal Pilpres 2024. Menurut ZulHas, karena saking cintanya kepada Prabowo Subianto, ada jamaah yang menggunakan dua jari saat tahiyatul akhir. Bahkan ketika imam usai membacakan Al Fatihah, suasana bisa jadi diam, tidak menyebutkan Amin (panggilan Capres dan Cawapres nomor urut satu).
Maka dari itu, lelucon yang dilakukan oleh ZulHas yang menjabat Menteri Perdagangan mendapat kritikan keras dari Azam Khan asal Kota Sumenep, saat dirinya pulang kampung dalam rangka ikut membantu mengawal kasus dugaan pemalsuan dokumen indentitas di Polres Sumenep.
“Saya kira, apa yang dilakukan oleh ZulHas Ketua PAN itu sudah melampaui cinta duniawi bahkan sudah bisa di kategorikan ada indikasi golongan orang murtad, dan dia sudah melanggar Pasal 156a KUHP yang ancamannya 5 tahun penjara, sebab dengan terang-terangan dia mengatakan pembacaan surat alfatihah terakhir tidak lagi membaca amin pada sholat jama’ah nya tidak membacakan Amin.
Yang kedua pada gerakan sholat tahiyat akhir yang menggunakan telunjuk jari 1 (satu) sekarang menggunakan 2 (dua) telunjuk jari karena saking cintanya kepada Prabowo.” Pungkas Azam, Kamis 21 Desember 2023.
Pengacara kondang ini dengan tegas mengingatkan ZulHas melalui media ini, bahwa pada zaman Rasulullah Nabi Muhammad Saw sampai sekarang, sholat 5 waktu itu begitu dahsyat dan pentingnya bagi umat Islam sebagai tiang agama.
“Sekarang anda berupaya untuk merubah atau menggeser-geser tentang sholat itu hanya untuk kepentingan politik, perbuatan anda itu sangat menyesatkan yang indikasinya murtad, sikap anda itu sudah tidak benar, anda bisa dijerat pidana.
Saya tegaskan lagi kepada ZulHas harus menarik omongannya dan meminta maaf kepada umat Islam melalui media yang mendunia, anda jangan mementingkan kepentingan duniawi, emangnya ada itu siapa?” Geram Azam kepada ZulHas membuat lelucon yang menimbulkan polemik di kalangan umat Islam.
Yang perlu Zulkifli Hasan ( ZulHas) pahami, Sholat itu adalah sebagai penegakan kita sebagai umat Islam di hadapan Allah SWT nantinya, bila sholat kita baik semua perbuatan kita akan ikut baik dan sebaliknya. Kepentingan dunia karena politik mau menggeser aturan baku yang ada pada sholat kami yang sudah perintah langsung dari Allah SWT, malah anda buat model-model lelucon begitu yang menyesatkan.
“Saya sebagai Ketua Umum LSM Kontra SM (Komisi Perlindungan Hukum dan Pembelaan Hak-hak Rakyat) dan Sekjen Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) tidak main-main dengan omongan ZulHas. Kalau tidak segera mencabut perkataan tersebut, saya pastikan nantinya akan banyak laporan-laporan tentang sikap Ketum PAN tersebut.” Tegas Azam Khan.














