SUMENEP, Suarademokrasi – Ramadan menjadi bulan penuh berkah yang tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat rasa kepedulian sosial, serta baik untuk kesehatan. Maka dari itu dr. Erliyati direktur RSUD Sumenep mengajak masyarakat Sumenep untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan menuju kebaikan bersama.
“Ramadan merupakan bulan yang dipenuhi berkah dan ampunan. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kepekaan terhadap sesama, terutama mereka yang kurang mampu. “Kita harus lebih peka terhadap kondisi sekitar dan berupaya membantu mereka yang membutuhkan. Ramadan mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi dan memperhatikan satu sama lain,” tutur perempuan yang dikenal ramah dan penolong .
Baca Juga: RSUD Sumenep Komitmen Tingkatkan Pelayanan Dan Siapkan Tambahan CT Scan
Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan di tengah masyarakat. “Saling menghormati dan menjaga kerukunan adalah bagian dari ibadah kita. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan menghindari segala bentuk perpecahan,” tegasnya.
Dengan semangat Ramadan, Erliyati berharap Kabupaten Sumenep bisa menjadi contoh dalam membangun masyarakat yang religius, peduli terhadap sesama, dan memiliki kesadaran lingkungan untuk hidup sehat.
Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai kebaikan yang diajarkan selama Ramadan tidak hanya diterapkan dalam bulan suci ini saja, tetapi juga dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga Ramadan kali ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumenep. Mari kita jadikan bulan ini sebagai titik awal dalam membangun masyarakat yang lebih baik, penuh kasih sayang, dan peduli terhadap lingkungan,”* pungkasnya.
Selain itu, Erliyati menegaskan bahwa berpuasa itu sangat baik untuk kesehatan. Dalam Islam, puasa memiliki kedudukan istimewa sebagai ibadah yang dapat meningkatkan ketakwaan. Selain aspek spiritual, puasa juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Menurut ilmu medis, puasa dapat membantu tubuh melakukan regenerasi sel, meningkatkan metabolisme, serta mengoptimalkan sistem pencernaan.
Berikut beberapa manfaat puasa dari segi medis:
1. Meningkatkan Kesehatan Jantung. Puasa dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
2. Mengontrol Gula Darah. Puasa membantu menurunkan kadar insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin, yang bermanfaat bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalami resistensi insulin.
3. Menurunkan Berat Badan Secara Sehat. Saat berpuasa, tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan secara alami.
4. Meningkatkan Fungsi Otak. Puasa merangsang produksi *brain-derived neurotrophic factor* (BDNF), yang berperan dalam meningkatkan daya ingat serta melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
5. Detoksifikasi Alami. Dengan berpuasa, tubuh memiliki kesempatan untuk membuang racun yang tersimpan dalam lemak, membantu meningkatkan fungsi hati dan ginjal.
Dengan demikian, puasa bukan hanya ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Oleh karena itu, menjalankan puasa dengan baik dan menjaga pola makan yang seimbang saat sahur dan berbuka akan membantu meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan..














