SUMENEP, Suarademokrasi — Satuan Tugas Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) PC GP Ansor Sumenep melakukan kunjungan silaturahmi strategis ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep pada Jumat (21/11/2025). Pertemuan ini menjadi ruang dialog produktif yang menandai penguatan kerja sama lintas lembaga dalam memperluas edukasi publik di ruang digital, khususnya mengenai pencegahan narkoba, pemberantasan judi online, serta penguatan dakwah dan konten positif.
Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan fokus pada eksplorasi skema kolaborasi baru, termasuk pemanfaatan kanal komunikasi resmi pemerintah untuk memperluas jangkauan kampanye edukatif. Diskominfo menegaskan kesiapan mereka untuk mendukung agenda strategis Satgas BAANAR, terutama dalam penyebaran informasi publik yang kredibel dan sistematis.
Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, menekankan bahwa pemerintah daerah memikul tanggung jawab menjaga ekosistem digital agar tetap sehat, informatif, dan memberikan dampak sosial positif.
Baca Juga: Diskominfo Dorong Regenerasi Kreatif Melalui Sinema Budaya
“Diskominfo siap mendukung penyebaran informasi, konten edukasi, serta kampanye pencegahan narkoba dan judi online. Kolaborasi ini penting agar ruang digital kita tetap sehat dan bermanfaat,” ujarnya.
Selain isu narkoba dan perjudian online, dialog tersebut turut menggarisbawahi pentingnya memperkuat dakwah digital yang inklusif dan adaptif. Diskominfo berkomitmen memperluas distribusi konten dakwah serta pesan moral yang diproduksi BAANAR, terutama bagi kelompok usia muda yang rentan terhadap pengaruh negatif dunia digital.
Sekretaris Satgas BAANAR Sumenep, Khamaidi, menyampaikan apresiasi atas komitmen Diskominfo dalam mendukung misi perlindungan generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Diskominfo. Sinergi ini penting untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan perjudian online. Dengan kolaborasi ini, ruang digital Sumenep bisa menjadi lebih sehat, informatif, dan bermanfaat,” ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat arsitektur edukasi publik di Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan, sekaligus menjadi model kolaboratif dalam membangun gerakan literasi dan edukasi digital yang efektif di wilayah lain. Upaya ini menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam menjaga ruang digital sebagai sarana pembangunan sosial dan peningkatan kualitas masyarakat.














