Keutamaan Tadarusan di Masjid dan Memberi Makan Selama Ramadhan

Keutamaan Tadarusan di Masjid dan Memberi Makan Selama Ramadhan
Foto: Jamaah masjid Babussalam menggelar tadarusan di masjid usai shalat tarawih.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi – Bulan Ramadhan merupakan waktu yang penuh berkah dan ampunan. Di bulan suci ini, umat Islam berlomba-lomba meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Salah satu tradisi yang terus dilestarikan oleh Takmir Masjid Babussalam adalah tadarusan atau membaca Alquran secara bersama-sama di masjid setelah sholat tarawih.

Di Masjid Babussalam yang berlokasi di Dusun Kebun Kelapa, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, kegiatan tadarusan digelar sejak malam pertama usai shalat tarawih, Jumat 28 Februari 2025, hal ini menjadi bagian dari upaya memakmurkan masjid selama bulan Ramadhan. Takmir masjid yang dipimpin oleh Akhyari tidak hanya mengadakan tadarusan, tetapi juga menyediakan menu buka puasa bagi jamaah serta makanan bagi mereka yang mengikuti tadarusan.

Tadarusan atau membaca Alquran secara bersama-sama di masjid merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama di bulan Ramadhan. Secara hukum Islam, kegiatan ini memiliki dasar kuat dari Alquran, hadis, serta pendapat para ulama.

Baca Juga: Jamaah Masjid Babussalam Khatam Al Qur’an Dan Keutamaannya 

1. Dasar Hukum Tadarusan                      Secara umum, membaca Alquran adalah ibadah yang diperintahkan dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Alquran:

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Alquran) dan melaksanakan shalat serta menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka secara diam-diam dan terang-terangan, mereka mengharapkan perdagangan yang tidak akan merugi.” (QS. Fathir: 29)

Selain itu, dalam hadis Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan ayat dan hadis ini, membaca Alquran, termasuk dalam bentuk tadarusan di masjid, memiliki keutamaan besar dalam Islam.

Baca Juga :  Meninggalnya Mayat Laki-laki Di Batuputih Menjadi Teka-teki

2. Keutamaan Tadarusan di Masjid        Dalam hukum Islam, membaca Alquran secara berjamaah atau tadarusan memiliki banyak manfaat, baik dari sisi ibadah maupun sosial, di antaranya:

a. Mendapat Keberkahan dan Pahala Berlipat. Membaca Alquran di bulan Ramadhan memiliki keutamaan khusus, karena pada bulan ini setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Alquran), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi)

b. Mendapatkan Rahmat dan Malaikat yang Menyertai. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid), membaca Kitab Allah dan saling mempelajarinya di antara mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, diliputi oleh rahmat, dikelilingi oleh para malaikat, dan Allah menyebut mereka di hadapan makhluk-makhluk-Nya.” (HR. Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa membaca Alquran secara bersama-sama di masjid akan membawa keberkahan, ketenangan, serta perlindungan dari Allah SWT.

c. Memperkuat Ukhuwah Islamiyah. Dalam Islam, kebersamaan dalam ibadah sangat dianjurkan karena dapat mempererat hubungan antar sesama Muslim. Kegiatan tadarusan di masjid bukan hanya menjadi ajang membaca Alquran, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat ibadah bersama.

d. Menghidupkan Sunnah dan Memakmurkan Masjid. Masjid adalah pusat ibadah umat Islam. Dengan adanya kegiatan tadarusan, masjid menjadi lebih hidup dan fungsinya sebagai tempat beribadah semakin maksimal. Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila kalian melewati taman-taman surga, maka singgahlah!” Para sahabat bertanya, “Apakah taman-taman surga itu?” Beliau menjawab, “Halaqah-halaqah dzikir.” (HR. Tirmidzi)

Tadarusan termasuk dalam halaqah dzikir karena di dalamnya terdapat pembacaan dan pengkajian Alquran.

Baca Juga :  Apresiasi Dan Dukungan Terus Diberikan Atas Ketegasan JPU Dalam Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Dari sudut pandang hukum Islam, tadarusan di masjid sangat dianjurkan karena memiliki dasar dari Alquran, hadis, dan pendapat ulama. Keutamaan tadarusan meliputi pahala yang berlipat, keberkahan, ketenangan hati, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Oleh karena itu, umat Islam hendaknya memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbanyak membaca Alquran, baik secara individu maupun berjamaah di masjid.

Selain tadarusan, Takmir Masjid Babussalam juga memberikan makanan bagi jamaah yang berbuka puasa dan mereka yang mengikuti tadarusan. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan oleh Takmir Masjid Babussalam tidak hanya memperbanyak ibadah individu, tetapi juga menciptakan semangat berbagi dan kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini.

Sebagai umat Islam, sudah sepatutnya kita memperbanyak amal ibadah dan kebaikan dengan saling berbagi untuk orang lain di bulan Ramadhan. Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.