SUMENEP, Suarademokrasi | Jadikan makanan sarapan pagi yang diincar masyarakat di Sumenep, nasi palotan pendeng dan peyek udang yang gurih dengan sambel bajak terasi yang disajikan di warung Mak Iyye/Misnata, mampu menggoyangkan lidah para penggemar.
Nasi palotan pendeng dan peyek udang ini menjadi menu makanan sarapan khas warga Sumenep, yang menjadi menu makanan kegemaran Mirasantika warga Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, yang rela jauh jauh ke warung Mak Iyye/Misnata hanya untuk menyantap nasi palotan pendeng dan peyek udang yang gurihnya mengesan di lidah Mirasantika, Selasa 30 Januari 2024.
Warung Mak Iyye/Misnata ini dibuka setiap hari sejak pukul 06.00 wib sampai dengan 13.00 wib, dengan harga menu per porsi Rp 12.000,- yang berlokasi di 3R9Q+QFX, Jalan Raya, Ombaan, Desa Jaba’an, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep di ujung timur Pulau garam Madura, East Java 69452.
Baca Juga: Kuliner Tradisional Khas Sumenep Melalui Disbudporapar Meraih Juara Se-Jatim
Aroma nasi palotan yang terbuat dari beras ketan putih yang ditaburi parutan kelapa pilihan dengan ikan pindang dan peyek udang yang gurih itu membuat Mirasantika ketagihan, hingga dirinya meminta dua porsi dibungkus untuk dibawa pulang persiapan menu makan sorenya.
Bagi para pengunjung maupun wisatawan luar yang datang ke Kabupaten Sumenep, jangan lupa untuk mencicipi nasi palotan pendeng (nasi ketan ikan pindang) dan peyek udangnya yang gurih itu agar tidak penasaran dan dijamin pasti akan ketagihan.
Menu makanan ini berupa ketan putih yang aroma santan kelapa dengan topping kelapa parut, lalu disandingkan ikan pindang atau ikan cue, rendang udang, serta sambel terasi (sambel bajak). Kebayang kan gurihnya sajian ini? Menjadi menjadi menu sarapan Mirasantika.
Nah, yang jadi ciri khas Sumenep, nasi palotan pendeng ini disajikan di atas piring beralas daun pisang yang membawa aroma mengundang selera makan. Cara ini yang membuat menu nasi palotan pindang makin harum saat disajikan dan menggoda selera kita.
Warung Mak Iyye ini cuma menjual menu makanan nasi ketan putih ini, sudah ada sejak tahun 2011 yang sampai saat ini masih banyak digemari. Warung ini merupakan usaha turun temurun yang dijalankan terus oleh generasi ke-tiga dari pemilik warung.
Sejak dulu, warung nasi palotan pendeng ini dimasak dengan ala tradisional yang terbuat dari beras ketan putih, diolah dengan santan kelapa pilihan dan menggunakan teknik khusus. Beras ketan putih itu dimasak di atas tungku tradisional sampai matang. Makanya, cita rasanya enggak berubah sejak dulu.
Menu nasi palotan pindang ini masih menjadi menu sarapan murah meriah warga Sumenep yang memiliki ciri khas tersendiri, karena harga seporsinya untuk satu piring cuma Rp 12 ribu. Jadi bila anda penasaran untuk mencicipi menu sarapan tersebut datang ke warung Mak Iyye, jangan sampai kesiangan datangnya, soalnya warung itu hanya buka dari jam 06.00 wib sampai dengan jam 13.00 wib.














