Pencarian Laka Laut KM Putra Sumber Mas 29GT

Pencarian Laka Laut KMN Putra Sumber Mas 29GT
Foto: Tim gabungan pencarian Laka Laut KMN Putra Sumber Mas.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi | Minggu 21 Januari 2024 Pukul 07.45 WIB. Telah dilakukan SAR oleh Tim Basarnas Pos Kalianget Sumenep, Satpolair Polres Sumenep dan Lanal Batuporon (Pos Kamladu Pasongsongan) yang dipimpin oleh Nanang Pujo (Ka Pos BASARNAS Kalianget) terhadap KM Putra Sumber Mas 29GT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Putra Sumber Mas 29GT diduga mengalami laka laut di sekitar perairan utara Kabupaten Sumenep Madura tepatnya antara Perairan Kecamatan Batang – batang dan Perairan Kecamatan Dungkek pada koordinat 6° 52′ 45.62” S – 114° 5′ 58.94” E.

Personil yang dilibatkan dalam Tim SAR gabungan terdiri dari; 5 Personil Basarnas Pos Kalianget dipimpin Nanang Pujo (Ka Pos BASARNAS Kalianget), 2 Personil Satpolair Polres Sumenep, 2 Personil Pos Kamladu Pasongsongan Sumenep dipimpin Letda Laut (P) R Anang Satria Irawan (Danpos Kamladu Pasongsongan).

Baca Juga: Penandatanganan Pengamanan Pemilu 2024 Danlanal Batuporon Bersama Forkopimda

Sarana yang digunakan dalam pencarian tersebut diantaranya;
1. 1(satu) Unit RIB Basarnas
2. Peralatan Water Rescue Lengkap
3. Alkom
4. Peralatan Medis

Sekitar Pukul 07.45 WIB. Tim SAR Gabungan berkumpul di Pelabuhan Kalianget Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep dan dilanjutkan pengecekan personil serta pengarahan oleh Nanang Pujo (Ka Pos BASARNAS Kalianget).

Lalu Tim SAR bergerak daerah lokasi terjadinya laka laut KM Putra Sumber Mas 29GT dengan menggunakan 1(satu) Unit RIB Basarnas, area pencarian menyisir di sebelah timur Pulau Giliyang karena faktor cuaca angin dari barat diperkirakan kapal mengarah ke arah Pulau Giliyang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media, pada hari Sabtu 06 Januari 2024 Kapal Putra Sumber Mas berangkat dari pelabuhan Brondong Kabupaten Lamongan untuk mencari ikan di perairan Masalembu Kabupaten Sumenep, setelah 14 hari berlayar Kapal kembali pulang melewati jalur pantai utara madura untuk menghindari cuaca.

Baca Juga :  Polsek Dan Saka Bhayangkara Ranting Banyuates Santuni Anak Yatim

Pada hari Sabtu 20 Januari 2024, sekitar jam 07.30 WIB, salah satu ABK Kapal a.n. Ubaid mengabarkan kepada temannya (nahkoda yang tidak berlayar) bahwa KM Putra Sumber Mas mengalami trouble di mesin yang mengakibatkan mesin mati dikarenakan kemasukan Air.

Lokasi kejadian diperkirakan di perairan utara Kecamatan Batang – Batang dan Kecamatan Dungkek, Kemudian Kapid menginfokan kejadian tersebut kepada pemilik kapal a.n. Rafi dan himpunan Nelayan Dungkek untuk perbantuan pencarian dan penarikan.

Proses pencarian awal dilaksanakan oleh kapal Nelayan Dungkek yaitu KM. Aman Jaya dinakhodai SAHYAN namun hingga saat ini belum ditemukan posisi Kapal tersebut, kemudian Syahbandar Wilker Pel. Dungkek melaporkan kepada Sat Polairud Polres Sumenep.

Sabtu 20 Januari 2024 sekira pukul 10.55 WIB, Sat Polairud Polres Sumenep menerima informasi terkait perihal KM Putra Sumber Mas GT.29 asal Brondong Kabupaten Lamongan yang dilaporkan Lost contact pada saat melaut di sekitar Perairan utara Kabupaten Sumenep Madura tepatnya antara Perairan Kecamatan Batang – batang dan Perairan Kecamatan Dungkek.

Titik Koordinat TKP diperoleh keterangan dari sumber Nahkoda yang tidak ikut melaut dengan perkiraan koordinat : 6° 52′ 45.62” S | 114° 5′ 58.94” E,

KM Putra Sumber Mas membawa 15 orang ABK warga Lamongan yang diantaranya; Rohmat Mustamin (Nakhoda), Ubaid, Andriko, Suburno, Anton, Nizar, Kasno, Fauzi, Slamet, Budi, Rosid, Mulyadi, Bidin, Nyamek, Drajat.

Karena kondisi cuaca di sekitar Pulau Giliyang kurang bersahabat, kecepatan angin didominasi dari Barat ke Barat Laut dengan kecepatan maksimum 19 Knots ( 35 Km/Jam) dan ketinggian gelombang 0,5 – 2,0 Meter, sehingga Kapal dan Seluruh ABK hingga saat ini belum ditemukan.