RSUD Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi Digital

RSUD Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi Digital
Foto: Gedung RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tipe B.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi — Transformasi pelayanan kesehatan terus diakselerasi oleh manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep melalui strategi penguatan kapasitas layanan berbasis integrasi fasilitas, sumber daya manusia, dan digitalisasi sistem. Langkah ini diposisikan sebagai bagian dari implementasi visi pembangunan daerah yang menekankan pelayanan publik responsif dan inklusif.

Di bawah kepemimpinan Direktur dr. Erliyati, M.Kes, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut menargetkan peningkatan mutu layanan secara komprehensif. Kebijakan ini selaras dengan arah pembangunan pemerintah daerah kabupaten Sumenep yang diusung Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo melalui semangat jargon “Bismillah Melayani”, yang menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama.

Direktur dr. Erliyati, menegaskan bahwa penguatan layanan difokuskan pada optimalisasi kemampuan rumah sakit dalam menangani kasus medis secara mandiri. Hal ini didukung oleh peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B, yang memungkinkan penanganan kasus dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi tanpa ketergantungan rujukan ke luar daerah.

Baca Juga: Kepuasan Keluarga Pasien Terhadap Pelayanan RSUD Sumenep

“Peningkatan kapasitas ini kami lakukan secara bertahap, dengan memastikan kesiapan fasilitas dan tenaga medis agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Sejak status rumah sakit naik tipe B tersebut, RSUD Sumenep kini memperluas cakupan layanan, termasuk pengoperasian Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam, layanan Intensive Care Unit (ICU), serta fasilitas Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) guna mendukung perawatan pasien secara komprehensif.

Tidak hanya itu, pengembangan layanan spesialis turut menjadi prioritas, terutama pada bidang kardiologi dan pulmonologi sebagai bagian dari program unggulan tahun 2026. Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan spesifik di wilayah Madura bagian timur.

Baca Juga :  Dilaporkan Konten TikToknya, Advokat Supyadi Siap Hadapi Secara Hukum

Pada aspek sistem pelayanan, RSUD Sumenep juga mempercepat implementasi digitalisasi. Sistem antrean berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional menjadi inovasi strategis untuk meningkatkan efisiensi layanan. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring.

“Digitalisasi ini bertujuan untuk menekan waktu tunggu serta meningkatkan efektivitas pelayanan tanpa mengurangi aspek keselamatan pasien,” kata Direktur dr. Erliyati.

Selain peningkatan kualitas layanan, RSUD milik pemerintah daerah Sumenep ini juga memperluas akses bagi peserta BPJS Kesehatan. Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang adil tanpa hambatan administratif maupun keterbatasan fasilitas.

Dukungan dari pemerintah daerah, tenaga medis, serta mitra strategis menjadi faktor penting dalam penguatan peran RSUD Sumenep sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Madura. Dengan demikian, rumah sakit ini diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang andal dan berdaya saing.

Capaian peningkatan pelayanan tersebut turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Aril Adi Ariyanto (42), warga Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, mengaku puas terhadap pelayanan yang diterima keluarganya saat menjalani perawatan di RSUD Sumenep. Menurutnya, seluruh proses pelayanan berjalan lancar, mulai dari administrasi hingga tindakan medis yang diberikan tanpa biaya tambahan.

“Pelayanan sangat baik, petugas ramah, dan responsif terhadap kebutuhan pasien maupun keluarga. Semua berjalan tanpa kendala,” ungkapnya kepada media, Rabu 29 April 2026.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, RSUD Sumenep berhasil dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisinya sebagai institusi pelayanan kesehatan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.