Berita  

Testimoni: Suami Dewi Puas Atas Pelayanan RSUD Sumenep

Testimoni: Suami Dewi Puas Atas Pelayanan RSUD Sumenep
Foto: Logo RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi — Testimoni pasien RSUD Sumenep mengatakan, bahwa kecepatan respons dan keramahan tim medis rumah sakit dr. H. Moh. Anwar Sumenep diuji pada malam gelap pekan lalu ketika suami dari seorang pasien warga Sumenep, Dewi, yang tiba-tiba mengalami keracunan. Berbekal satu chat di grup WhatsApp penuh pujian, Dewi membagikan kisahnya yang menegangkan sekaligus memberikan kabar menggembirakan.

Beliau menceritakan atas peristiwa yang bermula sekitar pukul 22.00 WIB ketika suami Dewi terjatuh pingsan setelah keracunan akibat makanan. Meskipun waktu sudah larut malam, Dewi tak ragu membawa suaminya ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Sumenep.

“Saya khawatir, tapi saya berharap mereka masih buka dan sigap menangani keadaan darurat,” ujarnya.

Baca Juga: Bersama TNI, RSUD Sumenep Gencarkan Kawasan Tanpa Rokok Demi Kesembuhan Pasien

Lanjut Dewi, sesampainya di rumah sakit, harapannya terwujud. Petugas IGD langsung menyambut dengan cekatan. Setelah triase cepat, dokter jaga memeriksa tanda-tanda vital dan langsung memberikan terapi penawar racun serta cairan infus. Menurut Dewi, setiap langkah penanganan dijelaskan dengan jelas sehingga ia merasa tenang.

“Dari perawat hingga dokter, semua memberi perhatian ekstra. Mereka tidak menunggu instruksi panjang, langsung bergerak sesuai protokol. Hasilnya, suami saya sudah menunjukkan perubahan positif dalam beberapa jam,” kata Dewi.

Menjelang subuh, kondisi suaminya sudah membaik signifikan. Dengan muka lebih cerah, ia bahkan mampu duduk dan berbicara ringan. “Saya tidak menyangka pemulihan terjadi begitu cepat,” sambungnya.

Dewi juga menegaskan bahwa selama perawatan, tidak ada permintaan fasilitas khusus atau dispensasi biaya. Semua prosedur berjalan standar, namun tetap humanis. Menyikapi kabar negatif di media sosial tentang RSUD Sumenep, Dewi mengimbau masyarakat untuk tidak cepat terpengaruh dan menelan mentah-mentah informasi tersebut.

Baca Juga :  20 Ton Solar Subsidi di TUKS Kalianget Yang Dilaporkan Media Dilepas

“Beberapa kritik mungkin datang dari kekecewaan pribadi, tapi pengalaman saya itu nyata—mereka tulus membantu,” ujarnya.

Kisah ini menjadi bukti bahwa meski berada di ujung malam, RSUD Sumenep siap siaga tanpa kenal lelah. Pelayanan cepat tanggap, kejelasan informasi, dan kehangatan tenaga medis menjadi kunci pulihnya pasien dalam hitungan jam. Semoga testimoni Dewi ini menginspirasi dan memberi gambaran akurat tentang kualitas layanan rumah sakit daerah, sekaligus meredam kabar miring yang belum tentu fakta kenyataannya.