SUMENEP, Suarademokrasi | Pemkab Sumenep melalui Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang melakukan kampanye lingkungan bersih dengan tujuan Sumenep menjadi kota bersih dan sehat. Hal itu membuat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai leading sektornya, Arif Susanto langsung sigap akan berupaya untuk mewujudkannya.
Dengan kegiatan kampanye lingkungan yang berkolaborasi penampilan panggung kreasi anak negeri Sumenep, yang digelar di area taman pasar Bangkal Sumenep, Sabtu malam 20 April 2024, mengalami upaya serius dalam penanganan masalah sampah guna mewujudkan visi Bupati Sumenep.
Untuk menciptakan wilayah Sumenep bersih dari sampah, pihak DLH Sumenep yang menjadi garda terdepan dalam lingkungan hidup ini, dengan berbagai langkah strategis yang akan dilakukan untuk membersihkan sampah yang ada di wilayah Sumenep. Arif Susanto, menegaskan komitmennya dalam menghadapi masalah sampah yang semakin mendesak.
Baca Juga: Bupati Sumenep Kampanye Lingkungan Melalui Kolaborasi Budaya Dan Musik
“Kami berusaha keras untuk menjadikan Sumenep sebagai kota berseri dengan melakukan penanganan sampah secara menyeluruh,” ujarnya.
Salah satu langkah yang akan diambil adalah penyediaan bank sampah di setiap desa. Langkah itu akan dianggap penting untuk memudahkan masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Dengan adanya bank sampah, diharapkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah akan meningkat, serta mempermudah petugas dalam pengelolaan sampah.
Selain itu, DLH Sumenep juga akan gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan cara yang benar dalam membuang sampah. Edukasi ini akan dilakukan melalui berbagai media, brosur, dan kegiatan langsung di masyarakat.
Tak hanya itu, dirinya juga akan melakukan kerjasama dengan pihak terkait, termasuk instansi pemerintah dan swasta, serta masyarakat dalam upaya mengatasi masalah sampah. Kerjasama ini meliputi program-program pembersihan lingkungan, peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah, dan peningkatan kesadaran lingkungan.
Dalam mewujudkan Sumenep bersih dari sampah, DLH Sumenep juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan. Dengan demikian, diharapkan masalah sampah dapat teratasi secara bertahap dan Sumenep dapat menjadi contoh kota yang bersih dan indah.
Komitmen yang kuat dari DLH Sumenep dalam penanganan sampah merupakan langkah awal yang penting dalam mewujudkan visi Bupati Sumenep menciptakan wilayah Sumenep bersih dari sampah. Dengan kerjasama semua pihak dan kesadaran masyarakat yang meningkat, Sumenep akan menjadi kota yang nyaman, sehat, dan indah untuk ditinggali.
Ditengah menghadapi tantangan serius dengan meningkatnya volume sampah setiap harinya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Batuan. Arif Susanto, menyatakan bahwa pembuatan bank sampah di setiap desa dianggap sebagai langkah penting untuk memudahkan para petugas dalam membersihkan sampah.
“Kalau setiap desa nanti ada bank sampah, maka warga tinggal membuangnya di tempat itu. Lalu petugas tinggal datang mengambil sampah tersebut,” ujarnya.
Dia menambahkan, meskipun sebelumnya telah disediakan 4 bak sampah kontainer menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah di beberapa titik kawasan kota, namun masih banyak sampah yang berada di luar kontainer. Arif menegaskan bahwa kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim, sehingga inisiatif menyediakan bank sampah di setiap desa diambil.
“Saat ini, bank sampah baru tersedia di tiga tempat, yaitu di Pamolokan, Marengan, dan Bangselok. Meskipun telah ada upaya untuk mengatasi persoalan sampah, belum maksimal karena masih ditemukan tumpukan sampah di setiap desa, meskipun dalam skala kecil.” Ujarnya.
Sebelum bank sampah tersedia di setiap desa, Arif mengimbau agar masyarakat Sumenep menyediakan tempat sampah di depan rumah masing-masing. Petugas DLH akan menjemput sampah secara berkala, dengan jadwal pengambilan dua kali sehari pada pukul tujuh pagi dan tujuh malam.
“Para pemilik toko di pinggir jalan utama di kawasan kota untuk disiplin dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Mari kita membiasakan diri menjaga lingkungan dengan tetap bersih. Caranya ya jangan membuang sampah sembarangan,” pesannya.














