NGAWI – SuaraDemokrasi.id | Ajang kejuaraan pencak silat antar perguruan diadakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ngawi, untuk merebutkan Piala Bupati Cup IX.
Dalam giat ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Ngawi. Acara pun dibuka secara langsung oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, yang di Gedung Olah Raga ( GOR ) Bung Hatta dari tanggal 25-27 November 2022, untuk merebutkan Piala Bupati Cup IX.
Peserta dalam kejuaraan pencak silat ini di ikuti oleh atlit dari 11 Perguruan diantaranya; Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persinas Asad, Tapak Suci, Pandan Alas, IKS – PI, PSHW, Merpati Putih, Pagar Nusa, Cempaka Putih, Hasta Kari dan Gubuk Remaja.
Baca juga: Bupati Ngawi Menggelar Resepsi Ngunduh Mantu 134 Pasangan Pengantin
Dalam giat kejuaraan pencak silat ini semua peserta yang ikut dari berbagai perguruan tersebut saling unjuk seni bela diri pun ditampilkan untuk merebut piala Bupati IX. Sportivitas dan juga perdamaian saling dijaga oleh para atlit dimasing- masing perguruan.
Kejuaraan pencak silat ini ada beberapa kategori pertandingan, pra remaja, remaja serta dewasa, yang di ikuti oleh 339 peserta dari 11 perguruan. Yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, dan juga sebagai ketua IPSI, dengan memperagakan seni beladiri solospell.
“Untuk kejuaraan pencak silat tahun ini, memang kita gelar antar perguruan pencak yang ada di ngawi. Selain untuk mempererat tali silaturahmi antar perguruan silat, kejuaraan ini juga sebagai sarana untuk mencari bibit-bibit atlit pencak silat. Kalau mengenai peragaan tadi, memang sudah saya siapkan sebelumnya. Selain untuk membuka gelanggang, peragaan pencak saya tadi, juga untuk memberikan motivasi ke seluruh atlit,”terang Dwi Rianto Jatmiko.
Dalam kejuaraan pencak silat ini, PSHT mampu meraih juara umum dengan perolehan medali, 33 emas, 3 perak, 9 perunggu. Sedangkan Persinas Asad mampu menjadi runner up, dengan perolehan 5 emas, 11 perak, serta 7 perunggu.
Ditempat yang sama dalam sambutannya Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyampaikan bahwa kejujuran pencak silat tersebut digelar guna untuk menjalin hubungan silaturahmi dan menumbuhkan bibit atlet di Ngawi.
“Semoga adanya even ini diharapkan seluruh perguruan silat di Ngawi bisa saling silaturahim, dan mampu mengurangi adanya gesekan-gesekan antar perguruan silat yang ada. Dan yang kedua, even ini diharapkan mampu menumbuhkan bibit-bibit atlit pencak silat, yang akan kita seleksi untuk kita kembangkan dan dibina sehingga mampu berprestasi di ajang – ajang diatasnya,” jelasnya.