SUMENEP, Suarademokrasi – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Bambang Sutrisno, mengadakan jumpa pers di kantor BNNK Sumenep pada Senin, 30 Desember 2024. Dalam acara tersebut, ia mengajak seluruh insan pers/media untuk bersinergi dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Sumenep.
Dalam sambutannya, Bambang menyoroti munculnya ancaman baru berupa jenis narkoba captagon yang berasal dari Suriah. Ia menegaskan bahwa captagon memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi para pengguna.
“Ancaman narkoba semakin kompleks. Munculnya jenis baru dari Suriah membuat kita harus semakin waspada terhadap anak. Media memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait bahaya narkoba ini,” ujar Bambang Sutrisno.
Baca Juga: Upaya BNNK Sumenep Mewujudkan P4GN Di Tahun 2023
Bambang juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap peningkatan jumlah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda. “Banyak anak muda kita yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, kami mengajak media untuk membantu BNN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.
Sebagai upaya konkret, BNNK Sumenep telah membuka program rehabilitasi gratis bagi pecandu narkoba. Hingga saat ini, sebanyak 10 orang tengah menjalani proses rehabilitasi. Namun, Bambang mengingatkan bahwa kuota program tersebut terbatas.
“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi para pecandu yang ingin sembuh. Rehabilitasi yang kami berikan bersifat gratis, tetapi kuotanya terbatas. Oleh karena itu, kami meminta bantuan media untuk menginformasikan hal ini kepada masyarakat,” jelasnya.
Di akhir acara, Bambang Sutrisno menekankan pentingnya peran media dalam memberikan pemberitaan yang berimbang dan edukatif terkait bahaya narkoba.
“Dengan pemberitaan yang tepat, kita berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan,” pungkasnya.
Kegiatan jumpa pers ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara BNNK Sumenep dan insan media dalam melawan ancaman narkoba di Kabupaten Sumenep.














