Disdik Kabupaten Sumenep Gelar FGD: Pendidik Hebat, Pendidik Bermartabat

Disdik Kabupaten Sumenep Gelar FGD: Pendidik Hebat, Pendidik Bermartabat
Foto: Kepala Disdik Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra Memberikan Sambutan Dalam Giat FGD.
banner 120x600

SUMENEP Suarademokrasi, – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pendidik Hebat, Pendidik Bermartabat” yang berlangsung di Hotel Asmi Sumenep, Sabtu 5 Oktober 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, jajaran Bidang Pembinaan Ketenagaan, serta 230 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah TK, SD, SMP, dan Pengawas Sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau juga menyampaikan harapannya agar FGD ini mampu menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan profesionalisme pendidik di Kabupaten Sumenep.

“Mengusung tema “Pendidik Hebat, Pendidik Bermartabat,” FGD ini bertujuan untuk membahas tantangan dan solusi dalam memperkuat kualitas pendidik di Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Baca Juga: Disdik Sumenep Gencarkan Program Sekolah Responsif Gender

Menurut Kepala Dinas, pendidik hebat adalah guru yang memiliki kompetensi luar biasa dalam mengajar dan mendidik, sementara pendidik bermartabat adalah guru yang menjunjung tinggi etika, moral, dan tanggung jawab profesi.

Beliau menekankan bahwa penggabungan kedua konsep ini penting untuk menciptakan pendidikan berkualitas tinggi yang mampu melahirkan generasi penerus yang kompeten dan berintegritas.

“Pendidik yang hebat bukan hanya menguasai materi, tetapi juga memiliki kemampuan menginspirasi siswa, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini berperan dalam peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan program pengembangan profesional. Selain itu, kebijakan pengawasan dan penilaian kinerja guru juga dilakukan secara berkala melalui platform e-Kinerja dan platform Merdeka Mengajar (PMM) mulai tahun 2024. Kepala Dinas menegaskan pentingnya penegakan kode etik guru untuk menjaga integritas profesi pendidik.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Menggelar Paripurna Guna Untuk Mensejahterakan Masyarakat Sumenep

“FGD ini diharapkan dapat menjadi forum strategis dalam merumuskan strategi peningkatan kapasitas pendidik, termasuk dalam penguatan etika dan disiplin kerja,” pungkasnya.

Kepala Dinas juga meminta dukungan dari Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah untuk mendampingi para guru menjadi pendidik yang hebat dan bermartabat melalui peran sebagai mentor dan coach.

Kegiatan FGD ini melibatkan 230 peserta, dengan narasumber utama dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan kapasitas pendidik dan peran BAZNAS dalam mendukung pendidikan di Sumenep.

Melalui sinergi antara pemerintah, pendidik, dan pemangku kepentingan pendidikan, diharapkan akan tercapai peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep. Dengan ucapan *Bismillahirrahmanirrahim*, kegiatan FGD ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan martabat pendidik di Kabupaten Sumenep. Semua pihak berharap bahwa rekomendasi dari FGD ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dunia pendidikan di Sumenep.