Berita  

Dugaan 5 Murid, Eksistensi MTs Darul Ulum Dipertanyakan

Dugaan 5 Murid, Eksistensi MTs Darul Ulum Dipertanyakan.
Foto: Pintu Gerbang MTs Darul Ulum yang berlokasi di Jalan Raya Kendit, Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
banner 120x600

SITUBONDO, Suarademokrasi — Dunia pendidikan menjadi sorotan publik menyusul informasi minimnya jumlah peserta didik di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Ulum yang berlokasi di Jalan Raya Kendit, Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Berdasarkan informasi pemberitaan media online detik1.id serta keterangan tokoh masyarakat, lembaga pendidikan tersebut dilaporkan diduga hanya memiliki 5 (lima) peserta didik aktif.

Informasi tersebut menunjukkan bahwa jumlah siswa diduga tidak tersebar secara proporsional pada seluruh jenjang pendidikan. Peserta didik hanya tercatat berada di kelas II dan kelas III, sementara kelas I tidak memiliki siswa sama sekali. Kondisi ini dinilai tidak lazim apabila informasi tersebut benar, mengingat MTs merupakan satuan pendidikan formal setingkat sekolah menengah pertama yang secara ideal memerlukan jumlah peserta didik memadai guna menjamin efektivitas proses pembelajaran.

“Di madrasah itu, muridnya hanya lima orang secara keseluruhan. Mereka ada di kelas dua dan kelas tiga, sedangkan kelas satu tidak memiliki siswa sama sekali,” ujar seorang tokoh masyarakat sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Baca Juga: Surat Edaran Dugaan Pungutan Perpisahan dan Foto Siswa MTsN 2 Sumenep

Fenomena minimnya jumlah peserta didik tersebut memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat, terutama terkait keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan, kualitas layanan pembelajaran, serta kepatuhan terhadap standar dan regulasi pendidikan nasional. Sorotan ini semakin menguat mengingat MTs Darul Ulum yang tercatat telah memperoleh status akreditasi B.

Status akreditasi MTs tersebut diperkuat data yang dihimpun dari link Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah), menerangkan bahwa MTs Darul Ulum dengan No. SK pendirian: 01/YDU/SK/A.1/VII/1989, terakreditasi: B

Secara akademik, kesenjangan antara status akreditasi dan kondisi faktual jumlah peserta didik menuntut adanya evaluasi menyeluruh, baik dari aspek manajerial, daya tarik institusi, maupun keberlanjutan mutu pendidikan. Akreditasi sebagai instrumen penjaminan mutu idealnya mencerminkan kondisi riil satuan pendidikan dalam menjalankan fungsi layanan pendidikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  L-KPK Mawil Sampang Angkat Bicara Terkait Pernyataan Kapolres Dalam Video

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala MTs Darul Ulum, Said Baidawi, belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan media melalui pesan WhatsApp pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 18.38 WIB. Publik pun menantikan klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait guna memperoleh kejelasan atas kondisi tersebut, sekaligus memastikan terpenuhinya hak peserta didik dalam memperoleh layanan pendidikan yang layak dan bermutu.