SUMENEP, Suarademokrasi – Pada tahun 2021, setelah memenangkan Pilkada 2020, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan visioner, meskipun tantangan besar pandemi COVID-19 masih menghantui pada saat itu.
Keberhasilan itu tidak hanya terlihat dalam berbagai indikator ekonomi dan sosial, tetapi juga dalam bagaimana pariwisata dijadikan motor penggerak kesejahteraan masyarakat dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat Sumenep. Senin 20 Mei 2024.
Upaya Bupati Achmad Fauzi fokus pada peningkatan ekonomi lokal yang terpukul keras akibat pandemi. Dalam waktu singkat, langkah-langkah strategis diterapkan untuk menghidupkan kembali sektor-sektor ekonomi yang penting.
Baca Juga: Wujud Prestasi Bupati Sumenep Dianugerahi Penghargaan Atas Pelayanan Angkutan Laut Lebaran 2024
“Hasilnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumenep menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Dengan program-program pelatihan kerja, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan akses pendidikan menjadi pilar utama dari kebijakan itu.” Ujar Akhmad Fauzi dalam konten TikTok nya.
Beliau mengatakan bahwa meskipun belum begitu maksimal, dengan adanya intervensi langsung di sektor ekonomi, angka kemiskinan di Sumenep berhasil ditekan. Dengan meluncurkan berbagai program bantuan sosial serta mendorong investasi yang menciptakan lapangan kerja baru.
“Dengan memanfaatkan beberapa lokasi untuk para UMKM yang disajikan penampilan panggung hiburan dan berbagai event kegiatan mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat, pendekatan holistik ini membantu mengurangi angka pengangguran secara bertahap.” Pungkasnya.
Mengakui potensi besar pariwisata, Bupati Achmad Fauzi menetapkan sektor ini sebagai lokomotif utama untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat. Kebijakan ini didukung oleh peningkatan infrastruktur pariwisata, promosi destinasi wisata lokal, dan kemitraan dengan sektor swasta. Wisata alam, budaya, dan sejarah di Sumenep menjadi magnet baru yang menarik minat wisatawan domestik dan internasional.
“Pertumbuhan pariwisata memiliki efek domino yang positif bagi sektor UMKM. Banyak pelaku UMKM di bidang kuliner, kerajinan tangan, dan jasa pariwisata merasakan manfaat langsung dari meningkatnya jumlah wisatawan. Pemerintah daerah juga memberikan pelatihan dan akses permodalan bagi UMKM, sehingga mereka dapat berinovasi dan berkembang.” Tutur Fauzi.
Dalam era digital, Bupati Achmad Fauzi juga menaruh perhatian besar pada pengembangan teknologi. Infrastruktur digital diperbaiki untuk memastikan konektivitas yang lebih baik di seluruh wilayah Sumenep. Hal ini membuka peluang bagi generasi muda untuk berinovasi dan terlibat dalam ekonomi digital, yang pada gilirannya mempercepat kemajuan teknologi di daerah ini.
Kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo di Sumenep membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat dan fokus pada pemberdayaan masyarakat, perubahan positif dapat dicapai meskipun dalam situasi sulit sejak dilanda pandemi. Keberhasilan ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi masyarakat Sumenep, tetapi juga menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain di Indonesia.
“Dengan terus memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan pendidikan dan teknologi, serta memberdayakan UMKM, Sumenep berada di jalur yang tepat menuju masa depan yang lebih sejahtera.” Imbuhnya.
Keberhasilan dari beberapa program yang dilakukan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo melalui dinas terkait, sangat dirasakan oleh para PKL yang ada di Sumenep. Hal itu, dirasakan langsung oleh Heri selaku Ketua paguyuban PKL yang berjualan di taman Tajamara Sumenep.
“Program Bupati Sumenep Achmad Fauzi emang mantap, sehingga memberikan dampak positif bagi para anggota PKL paguyuban TAJAMARA naik semua omsetnya.” Jawab Heri kepada media, Sabtu malam 19 Mei 2024.














