SUMENEP, Suarademokrasi – Pelaksanaan ibadah Sholat Jumat di Masjid Agung Sumenep, Jumat (23/1/2026), berlangsung khidmat dan dipadati para jamaah dari berbagai kalangan. Sejak menjelang waktu zuhur, arus jamaah terus berdatangan hingga memenuhi seluruh ruang utama masjid, serambi, bahkan meluber ke halaman sekitar.
Peningkatan jumlah jamaah tersebut mencerminkan tingginya kesadaran spiritual masyarakat Sumenep dalam menunaikan kewajiban ibadah Jumat, sekaligus menunjukkan peran strategis Masjid Agung sebagai pusat kegiatan keagamaan yang ada di tengah-tengah kota Sumenep. Selain masyarakat umum, jamaah juga berasal dari kalangan aparatur sipil negara, TNI, Polisi, Pelajar, serta pekerja sektor swasta yang memanfaatkan waktu istirahat untuk melaksanakan ibadah.
Didepan masjid, area parkir kendaraan jamaah dan arus lalu lintas dijaga oleh para Polisi Wanita (Polwan), guna untuk memberikan rasa aman dan kondusif disaat masyarakat Sumenep melakukan sholat Jum’at di Masjid Agung Sumenep. Kehadiran Polwan Polres Sumenep di tengah masyarakat mendapatkan apresiasi dari para jamaah.
Baca Juga: Call Center 112 Wujud Pelayanan Publik Responsif
Khutbah Jumat yang disampaikan oleh khatib mengangkat tema penguatan iman dan ketakwaan sebagai fondasi kehidupan sosial. Pesan-pesan keagamaan tersebut disampaikan secara argumentatif dan reflektif, menekankan pentingnya integritas moral, tanggung jawab sosial, serta persatuan umat di tengah dinamika kehidupan modern.
Ketertiban dan kekhusyukan jamaah turut didukung oleh pengaturan yang baik dari pengurus masjid serta keterlibatan aparat keamanan dari Polres Sumenep dalam mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Masjid Agung. Hal ini menciptakan suasana ibadah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para jamaah, sehingga jamaah biasa khusyuk dalam melaksanakan shalat Jum’at di masjid.
Sejumlah jamaah menilai suasana Sholat Jumat kali ini terasa lebih semarak dan menenangkan. Kepadatan jamaah justru dimaknai sebagai simbol kebersamaan dan kekuatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Sumenep.
Pelaksanaan Sholat Jumat yang dipenuhi jamaah tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan sosial untuk umat, dan sinergitas aparat kepolisian dengan masyarakat terus ditingkatkan.














