Pemkab Sumenep Perkuat Stabilitas Sosial Lewat Silaturahim Ulama

Pemkab Sumenep Perkuat Stabilitas Sosial Lewat Silaturahim Ulama
Foto: Silaturahmi Ulama yang digelar Pemkab Sumenep di Pendopo Agung.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi — Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan pentingnya pendekatan sosial-keagamaan sebagai fondasi pembangunan daerah melalui kegiatan silaturahim bersama alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Forum ini dipandang sebagai instrumen strategis dalam memperkuat kohesi sosial sekaligus menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Agung Keraton, Jumat (27/2/2026), tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan para pemangku otoritas moral di masyarakat. Dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern, keterlibatan tokoh agama dan masyarakat dinilai berperan penting sebagai modal sosial (social capital) dalam mendukung efektivitas kebijakan publik.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, melainkan juga memerlukan stabilitas sosial dan spiritual yang berkelanjutan. Menurutnya, alim ulama dan tokoh masyarakat memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai persatuan, toleransi, serta kerukunan sosial.

Baca Juga: Pemkab Sumenep Gelar Pasar Murah Ramadan

“Stabilitas sosial merupakan prasyarat penting bagi kelancaran pembangunan. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan moral, doa, dan sinergi para tokoh masyarakat agar setiap program pembangunan benar-benar berdampak pada kesejahteraan publik,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, silaturahim tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat. Sinergitas yang terbangun diyakini mampu meminimalisasi potensi konflik sosial serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.

Dari sudut pandang sosiologis, keterlibatan tokoh agama dalam proses pembangunan berfungsi sebagai mekanisme legitimasi sosial. Kehadiran mereka tidak hanya memperkuat penerimaan masyarakat terhadap program pemerintah, tetapi juga mendorong internalisasi nilai-nilai kebersamaan dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan silaturahim tersebut ditutup dengan tausiyah dan doa bersama. Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dipimpin oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo berharap, melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan tokoh masyarakat, daerah ini senantiasa berada dalam suasana kondusif, diberkahi kedamaian, serta mampu mencapai kemajuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan demi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Bupati Sumenep: Selamat Dilantiknya Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan 2B Sumenep

“Kami mengharapkan kebersamaan dan sinergi mampu mendorong kemajuan daerah guna memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.