SUMENEP, Suarademokrasi – Menyusul perubahan status menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam kepemimpinan Direktur dr Erliyati tengah melakukan percepatan persiapan menuju akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan tahun depan.
Seiring berubahnya status RSUD dr H. Moh. Anwar sumenep tersebut, beberapa penyesuaian serta peningkatan yang perlu dilakukan dan terus di genjot oleh pihak rumah sakit. Seperti pemenuhan sarana dan prasarana, hal itu dilakukan guna untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sumenep.
Maka dari itu, Direktur RSUD, dr. Erliyati, dengan tegas menyatakan komitmennya bahwa pihaknya akan bekerja keras secara intensif melakukan penyesuaian terhadap standar layanan serta pemenuhan sarana dan prasarana sesuai dengan ketentuan rumah sakit tipe B.
Baca Juga: Profesionalisme Pelayanan RSUD Sumenep Sigap Tangani Pasien
“Ya, kami terus mempersiapkan segala yang dibutuhkan sebagaimana rumah sakit tipe B, tentu ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, mulai dari fasilitas hingga sumber daya manusia. Kami sudah memetakan kebutuhan dan terus bergerak melakukan pemenuhan secara bertahap,” ujar dr. Erliyati, Jumat 25 Juli 2025.
Upaya peningkatan pelayanan tidak hanya mengacu pada regulasi formal, tetapi juga memperhatikan aspirasi masyarakat lokal. Menurut dr. Erliyati, rumah sakit milik pemerintah daerah kabupaten Sumenep ini perlu menyelaraskan standar pelayanan dengan nilai-nilai budaya lokal yang ada di masyarakat Sumenep.
“Ada dinamika yang harus kita sinkronkan antara regulasi nasional dan ekspektasi masyarakat. Karena masyarakat Sumenep memiliki nilai budaya tersendiri dalam memaknai pelayanan kesehatan, hal ini menjadi perhatian kami,” tegasnya.
Lebih jauh, dr. Erliyati menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan momentum untuk menjamin mutu layanan kesehatan yang berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan pasien, maka dari itu, dr. Erliyati selalu terbuka dan menerima masukan yang positif dari masyarakat demi untuk kemajuan bersama.
“Akreditasi adalah tolok ukur kualitas pelayanan. Ini bukan hanya formalitas, tapi upaya konkret untuk memberikan layanan yang aman, bermutu, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan komitmen manajemen dan keterlibatan masyarakat, RSUD dr. H. Moh. Anwar optimistis dapat meraih hasil akreditasi paripurna dan menjadi rumah sakit rujukan regional di wilayah Madura bagian ujung timur Pulau garam.














