SUMENEP, Suarademokrasi.Id | Diduga karena melakukan pemalsuan tandatangannya, sejumlah wali murid/Orang tua Murid datang ke Mapolres Sampang mengadukan perbuatan oknum Guru SDN Madulang 2, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Senin 18 Desember 2023.
Dugaan pemalsuan tanda tangan yang dimaksud diatas adalah perihal surat permohonan perpindahan Kepala sekolah setempat. Karena sejumlah wali murid merasa dirugikan atas pemalsuan tandatangannya yang dilakukan oleh oknum guru, diproses secara hukum yang berlaku.
Hasil konfirmasi media kepada salah satu wali murid/pengadu saat ditemui di Mapolres Sampang mengatakan bahwa, dirinya dan wali murid lainnya tidak pernah atau merasa tanda tangan pada surat tersebut.
Baca Juga: Apel Pagi Gabungan Polres Sampang Giat Haul Akbar K.H. A. Mu’afi A. Zaini
Salah satu pengadu saat di konfirmasi oleh awak media pasca melakukan pengaduan mengatakan jika ada sekitar 20 an tanda tangan wali murid yang dipalsukan.
“Ada sekitar 20 an tanda tangan kami dipalsukan oleh salah satu guru pak, dengan kepentingan permohonan perpindahan kepala sekolah, padahal kami tidak pernah melakukan hal itu, jadi kami merasa keberatan dengan hal tersebut,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa tidak semua tanda tangan wali murid dipalsukan, karena ada sekitar 4 tandatangan yang dilakukan wali murid karena dengan modus untuk mendapatkan bantuan.
“Cuman ada 4 wali murid yang bertandatangan, itupun karena di iming-imingi akan mendapatkan bantuan uang kepada wali murid tersebut, bukan untuk yang lain,” lanjutnya.
Maka dari itu, akibat atas perbuatan ulah oknum guru itu, sejumlah wali murid meminta agar pihak kepolisian menindak tegas oknum tersebut karena telah melakukan pemalsuan tanda tangan dan pencatutan nama sejumlah wali murid.
“Kami merasa dirugikan karena tanda tangan kami dipalsukan dan nama kami di catut, kami berharap agar pihak kepolisian mengusut hal itu agar bisa memberi efek jera pada oknum guru tersebut,” tegasnya.
Sampai berita ini tayang, pihak Kepala sekolah SDN Madulang 2 enggan mengangkat atau merespon konfirmasi pihak media.














