SUMENEP, Suarademokrasi – Malam syukuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep pada Selasa (19/08/2025) bukan hanya menjadi agenda seremonial, melainkan juga simbol kebersamaan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Hal itu merupakan wujud Sinergitas pihak pemerintah dengan masyarakat dalam mewarnai HUT Kemerdekaan tahun ini.
Acara yang digelar di halaman Kantor Bupati itu berlangsung penuh khidmat, dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, hingga unsur pemuda. Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., hadir memimpin jalannya kegiatan didampingi Wakil Bupati K.H. Imam Hasyim, S.H., M.H.
Turut serta hadir Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Yoyok Wahyudi, S.I.P., M.Han., Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., Ketua DPRD H. Zainal Arifin, S.H., Ketua Pengadilan Negeri Yuli Purnomosidi, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Moh. Jatim, S.Ag., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Sigit Waseso, S.H., M.H., hingga para camat dan pejabat struktural Pemkab Sumenep.
Baca Juga: Bupati Achmad Fauzi Pimpin Upacara HUT RI Ke-80
Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan harus dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.
“Kemerdekaan bukan sekadar warisan, tetapi amanah yang harus terus dijaga. Melalui syukuran ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air demi daerah yang lebih maju,” tegasnya.
Bupati juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat mulai dari tingkat RT hingga kabupaten dalam menyemarakkan peringatan HUT RI melalui beragam lomba dan kegiatan sosial. Menurutnya, partisipasi itu menjadi wujud nyata dari kebersamaan dalam membangun Kabupaten Sumenep yang kondusif dan berdaya saing.
Syukuran malam itu ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus pengingat akan perjuangan para pahlawan kusuma bangsa. Seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan penuh kehangatan.
Momentum tersebut menjadi cerminan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga persatuan nasional. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kebersamaan itu diyakini sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Sumenep.














