SUMENEP, Suarademokrasi – Bulan suci Ramadhan yang dinanti-nanti oleh umat Islam akhirnya tiba. Pada Jumat malam, 28 Februari 2025, Masjid Babussalam yang berlokasi di dusun Kebun Kelapa, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep dipenuhi jamaah yang antusias untuk melaksanakan salat tarawih pertama.
Suasana penuh kekhusyukan terasa sejak azan Isya berkumandang. Jamaah, baik tua maupun muda, datang berbondong-bondong untuk ke masjid dan langsung memenuhi saf-saf untuk shalat. Shalat tarawih malam pertama ini dipimpin oleh H. Ustadz Ridwan sebagai imam, yang juga menyampaikan Kultum tarawih atau ceramah singkat usai salat tarawih.
Dalam ceramahnya, H. Ustadz Ridwan mengingatkan para jamaah yang hadir tentang pentingnya persiapan lahir dan batin dalam menyambut ibadah puasa. Ia menekankan empat hal utama yang harus diperhatikan agar Ramadhan dijalani dengan penuh berkah:
Baca Juga: Keutamaan Sholat Tarawih Berjamaah, Masjid Babussalam

- Menjaga Kesehatan Fisik dan Kesiapan Mental
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu. Oleh karena itu, fisik harus dijaga dan pemikiran harus dipersiapkan agar kita bisa menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allah SWT,” ujar H. Ridwan. - Menguatkan Ilmu Agama
Ia menekankan pentingnya memahami ilmu agama, terutama terkait ibadah-ibadah khusus di bulan Ramadhan. “Jangan hanya fokus pada berbuka puasa dan mencari takjil, tetapi manfaatkan waktu dengan memperbanyak tadarus Al-Qur’an, sholat sunnah, serta amalan baik lainnya,” tambahnya. - Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. “Lakukan taubat nasuha dengan sungguh-sungguh. Jangan biarkan kesempatan ini berlalu tanpa memperbanyak istighfar,” pesannya. - Berdoa dan Memohon Kemudahan dalam Ibadah
“Segala urusan kita di dunia ini bergantung pada ridha Allah SWT. Maka, jangan lupa untuk selalu berdoa agar diberi kekuatan dan kesehatan dalam menjalani ibadah Ramadhan,” tutur H. Ridwan.
Jamaah tampak khusyuk mendengarkan ceramah singkat ini. Beberapa di antara mereka bahkan terlihat terharu dan semakin termotivasi untuk menjalani ibadah puasa dengan lebih baik.
Salat tarawih malam pertama ini menjadi pembuka yang penuh berkah, menguatkan semangat umat Islam di Masjid Baitussalam untuk menjalani bulan suci Ramadhan dengan lebih dekat kepada Allah SWT.














