Berita  

Wakil Bupati Tinjau Jalan Penghubung Tiga Desa

Wakil Bupati Tinjau Jalan Penghubung Tiga Desa
Foto: Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim Melakukan Kunjungan.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati KH. Imam Hasyim dalam mendorong pembangunan infrastruktur desa kembali dibuktikan dengan turunnya langsung KH. Imam Hasyim ke lapangan, meninjau kondisi jalan penghubung strategis antardesa di Kecamatan Guluk-Guluk, Jum’at (20/06/2025).

Peninjauan tersebut berlangsung di jalur sorvie yang menghubungkan kawasan Pertelon Pasar Berungbung Minomih dan menjadi akses utama bagi tiga desa: Prenduan, Pragaan Daya, dan Guluk-Guluk. Jalur ini selama bertahun-tahun menjadi nadi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat desa.

Kehadiran Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep, Camat Guluk-Guluk, sejumlah kepala desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dari berbagai elemen. Dalam kesempatan tersebut, KH. Imam Hasyim menegaskan pentingnya infrastruktur jalan sebagai elemen fundamental dalam mendukung kemajuan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: Wabup Sumenep Mendorong Melestarikan Budaya Hadrah

“InsyaAllah jalan ini akan segera dibangun. Infrastruktur yang memadai akan mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar perdagangan antardesa, dan mempermudah akses layanan sosial,” ujar Wabup.

Jalan yang ditinjau bukan sekadar jalur penghubung antar dusun, melainkan menghubungkan pusat-pusat produksi dan distribusi ekonomi warga. Setiap hari, jalur ini dilalui oleh petani yang membawa hasil panen, pedagang yang mengangkut barang dagangan, serta pelajar yang menempuh perjalanan ke sekolah. Saat musim hujan, jalan tersebut sulit dilalui karena rusak dan berlumpur, sehingga pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak.

Menurut KH. Imam Hasyim, pembangunan infrastruktur desa merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang. Ia menyebut jalan desa sebagai “nadi ekonomi masyarakat perdesaan”, yang secara langsung mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan warga.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan tokoh-tokoh lokal agar pembangunan berjalan berkelanjutan,” tambahnya.

Langkah cepat Pemkab Sumenep disambut antusias oleh para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran langsung pimpinan daerah dianggap sebagai bentuk kepedulian nyata yang membangun kepercayaan publik. Dalam suasana penuh kekeluargaan, masyarakat menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh proses pembangunan, termasuk melalui gotong royong dan pengawasan partisipatif.

Baca Juga :  Pidato Presiden RI Prabowo Subianto Sampaikan Komitmennya Untuk Indonesia

Di akhir kunjungannya, Wakil Bupati kembali menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur jalan yang layak akan mempermudah berbagai aktivitas, dari pengiriman hasil pertanian hingga peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.

“Kalau jalannya bagus, petani lebih sejahtera, pedagang makin lancar, dan anak-anak aman ke sekolah. Ini bukan sekadar betonisasi jalan, tapi pembangunan masa depan desa,” pungkas KH. Imam Hasyim.