Kebakaran di Kalianget: 1 Remaja Meninggal Dunia Yang Lain Luka-luka

Kebakaran di Kalianget: 1 Remaja Meninggal Dunia Yang Lain Luka-luka
Foto: Rumah Korban Kebakaran akibat ledakan LPG.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Kamis pagi (1/5), sekitar pukul 08.30 WIB. Musibah ini menelan 1 (satu) korban jiwa seorang remaja perempuan meninggal dunia, serta anggota keluarga lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan rilis Humas Polres Sumenep menerangkan, bahwa kebakaran ini terjadi di rumah milik Slamet Riyadi, yang sehari-hari bersama keluarganya menjual balon udara mainan anak-anak. Dugaan sementara, api berasal dari ledakan tabung gas balon udara yang digunakan dalam aktivitas usaha mereka.

Saksi mata, Abd. Rahem, warga setempat, mengaku mendengar suara ledakan keras sebelum melihat kobaran api. “Saya dengar ledakan, terus saya cari sumbernya. Ternyata dari rumah Pak Slamet. Saya lihat api sudah membesar dan segera membantu evakuasi,” ujarnya.

Baca Juga: Respon Cepat Call Center 112 Sumenep dan PJ Kades Kalianget Barat Terhadap Keluhan Warga

Channel Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSh8qW9gn/

Channel YouTube; https://youtu.be/cpyT-TeW0Oo?si=g3EFN1EUP5AFuvXI

Petugas Polsek Kalianget yang menerima laporan dari warga segera menuju lokasi bersama anggota lainnya, termasuk Aiptu Iwan Wahyudi. Setibanya di tempat kejadian, rumah korban sudah dalam kondisi terbakar hebat.

Saat kejadian, rumah tersebut dihuni oleh Slamet Riyadi, istrinya Sutriya, serta ketiga anak mereka: Ananda Restu Ilahi, Diajeng Tirta Sari Dewi (15), dan Annas Maulana Alfatih. Seluruh penghuni rumah sempat dievakuasi oleh warga, namun nahas, Diajeng Tirta Sari Dewi tewas di dalam rumah akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang terbakar.

Empat korban lainnya mengalami luka ringan. Slamet Riyadi, Sutriya, dan Ananda Restu Ilahi menjalani perawatan di rumah, sementara Annas Maulana Alfatih dirawat intensif di RSI Garam Kalianget.

Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp250 juta. Kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Polres Sumenep Ungkap Kasus Persetubuhan Anak 11 Tahun

Menanggapi kejadian ini, Penjabat Kepala Desa Kalianget Barat, Suhrawi, menyampaikan belasungkawa mendalam dan menyatakan pemerintah desa akan memberikan bantuan sosial kepada keluarga korban. “Kami ikut berduka atas musibah ini. Insyaallah, pemerintah desa akan memberikan bantuan sembako untuk meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Proses evakuasi dan penanganan kebakaran melibatkan tim gabungan dari Polsek Kalianget, Pemerintah Desa, Pemadam Kebakaran, dan Tagana.