Takmir Masjid Babussalam Menyajikan Buka Puasa Bersama

Takmir Masjid Babussalam Menyajikan Buka Puasa Bersama
Foto: Takmir Masjid Babussalam menggelar buka puasa bersama jamaah dan anak Yatim di masjid.
banner 120x600

SUMENEP, Suarademokrasi | Disetiap tahun bulan ramadhan tiba, takmir Masjid Babussalam menyajikan menu berbuka puasa bersama untuk para jamaah dan anak yatim serta para musafir.

Kegiatan tersebut dilakukan disetiap hari menjelang buka puasa di masjid Babussalam, menu yang disajikan sekitar 40-50 porsi di setiap harinya dengan menu beraneka macam bingkisan makanan sesuai hidangan yang disumbangkan dari jamaah dan pihak takmir serta warga sekitar, kurma, minuman manis yang dingin dan botol minuman mineral.

Selain menu berbuka puasa, pihak takmir Masjid Babussalam juga memberikan hidangan untuk para jamaah yang melakukan tadarusan membaca Alquran di masjid Babussalam seusai sholat tarawih.

Di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan ini yang datangnya hanya setahun sekali, membuat umat Islam berlomba lomba untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan melakukan amalan kebaikan.

Baca Juga: Dibulan Yang Penuh Berkah Sekda Sumenep Membelikan Takjil Wartawan

Takmir Masjid Babussalam Menyajikan Buka Puasa Bersama
Foto: Jamaah Masjid Babussalam Tadarusan membaca Alquran.

Kebaikan yang dilakukannya diantaranya: berpuasa di bulan Ramadhan, sholat tarawih berjamaah, membaca Alquran dan bersedekah kepada sesama. Karena amalan dan perbuatan kebaikan kita di bulan yang suci ini akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Maka dari itu, bagi umat Islam yang ingin bersedekah sedikit hartanya untuk menu buka puasa, pihak takmir Masjid Babussalam membuka kotak amal dan menjalankan amanah tersebut untuk menyalurkan sedekahnya untuk kegiatan kemakmuran masjid seperti: Berbuka bersama, Tadarus membaca Alquran di masjid, menyantuni anak yatim dan dhuafa (zakat) dan lain-lain.

Nabi Muhammad (SAW), sepanjang hidupnya, dalam beberapa kesempatan, menganjurkan kepada umat Islam untuk mengeluarkan Zakat pada kesempatan Idul Fitri dan memberikan Buka Puasa kepada umat Islam di bulan Ramadhan.

Abdullah bin Amr (RA) meriwayatkan, “Seseorang bertanya kepada Nabi (SAW), ‘Sifat Islam apakah yang terbaik?’ Nabi (SAW) bersabda, ‘Beri makanlah orang-orang, dan sapalah orang-orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal’”. [Bukhari]

Rasulullah SAW juga bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang memberi makan kepada orang lain.” [Ahmad]

Baca Juga :  Ben Putra Yohanes Raih Medali Perak Kejuaraan Dunia Kyokushinkai 2024

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan makanan dengan kualitas terbaik (Buka Puasa dan Sehri) kepada mereka yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadhan.

Nabi Muhammad (SAW) bersabda, jika seseorang tidak bisa berpuasa, maka ia dapat memperoleh pahala yang sama dengan memberi makan kepada orang yang berpuasa. “Barangsiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa, maka ia akan mendapat pahala (puasanya) tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berbuka.” [Al-Tirmidzi, Ibnu Majah]

Syekh Muhammad bin Shaalih Al-Utsaimin (RA), penjelasan dari hadits tersebut di atas , mengatakan, “Orang-orang yang mempunyai kemampuan hendaknya berusaha memberi makan kepada orang-orang yang berpuasa (saat tiba waktunya berbuka) baik di masjid maupun di tempat lain.

Sebab siapa yang memberi makan kepada orang yang berpuasa maka pahalanya sama dengan orang yang berpuasa . Maka jika seseorang memberi makan kepada saudaranya yang berpuasa, maka ia akan mendapat pahala yang sama dengan mereka. Oleh karena itu, orang-orang yang diberi kekayaan oleh Allah hendaknya memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh pahala yang besar.”

Nabi Muhammad (SAW)  bersabda, “Jika seseorang memberikan buka puasa kepada orang yang berpuasa di bulan ini, maka dosanya akan diampuni. Dan dia akan diberi pahala sebanyak orang yang berpuasa.” Beliau kemudian menambahkan, “ Pahala akan diberikan bahkan kepada orang yang memberi kurma sebagai buka puasa, atau yang memberi air untuk berbuka puasa, atau yang menawarkan sedikit susu.”

Bulan Ramadhan ini adalah bulan dimana pahala setiap amal kebaikan dikalikan tujuh puluh. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membagikan nikmat kita kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan dari kita.

Nabi Muhammad (SAW) bersabda, “Ini adalah bulan penghiburan dan kebaikan. Kekayaan seorang mukmin bertambah di bulan ini. Memberi makan kepada orang yang berpuasa pada bulan ini merupakan sarana agar dosanya diampuni, dan ia selamat dari api Neraka. Orang yang memberikan buka puasa akan mendapatkan pahala yang setara dengan pahala orang yang menjalankan puasa. Tidak akan ada kekurangan dalam pahalanya.”

Baca Juga :  Serap Aspirasi: Suryadi Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Terjamin di Tengah Efisiensi Anggaran

Ibnu Khuzaimah (RA) meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad (SAW) bersabda, “Barangsiapa menyediakan buka puasa bagi orang yang berpuasa di dalamnya (yaitu di bulan Ramadhan), maka dia akan diampuni dosanya dan terbebas dari api neraka. Dan orang yang memberi makan itu pahalanya sama dengan orang yang berpuasa (yang diberi makan), tanpa dikurangi sedikit pun pahala orang itu.”  [Ibnu Khuzaimah dan lain-lain]

“Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berbuka puasa, maka ia akan mendapat pahala (puasanya) tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berbuka puasa tersebut.” [Al-Tirmidzi, Ibnu Majah]

“Barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa dengan makanan atau air yang halal, maka Malaikat akan memohon ampun padanya selama bulan Ramadhan, dan Jibril (AS) akan memohon ampun padanya pada bulan Ramadhan. Malam Kekuasaan.”

Satu hal yang dapat kita lakukan di bulan suci Ramadhan ini adalah Anda dapat mengingatkan semua orang di keluarga atau lingkungan kita untuk berkontribusi, dan menggunakan hartanya untuk memberi makan mereka yang rentan karena ini adalah salah satu tindakan mendapatkan pahala dalam Islam . .

Ingatlah bahwa pada akhirnya, hanya kita yang bisa membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik dengan melakukan kebaikan, dan ini hanya bisa dilakukan dengan memastikan semua orang di sekitar kita tidur dengan perut kenyang.